Trash of The Count Family Book II 561 : Ada Apa Dengan Tempat Ini?
Pffft.
Cale, yang tertawa kecil, duduk di anak tangga.
“Sepertinya sistem sudah memberitahumu.”
Cale melambaikan tangannya dengan santai dan menunjuk ke sampingnya.
“Sini. Karena tidak ada waktu, aku akan menjelaskannya secara singkat.
Kemarilah.”
Evil Spirit itu merasa seolah tersihir, dia berjalan ke samping Cale dan
ikut berjongkok di tangga.
Ini adalah ruang bawah tanah tua yang tidak pernah dimasuki orang
kecuali saat inspeksi keamanan kota.
Tempat yang penuh debu dengan lampu sihir tua yang berkedip-kedip nyaris
tidak berfungsi.
“Jadi maksudmu—”
Evil Spirit itu berkata dengan wajah linglung, bahkan lupa kalau dia
sedang berjongkok.
Hal-hal yang baru saja dia dengar dari mulut Cale membuatnya ingin
mengatakan banyak hal, tapi kata-kata itu tidak mau keluar.
“Jadi—”
“Nah, Jack-nim.”
Cale menepuk bahunya dan merangkulnya. Seolah-olah sedang berbicara
dengan teman lama.
“Semua yang kamu dengar itu benar.”
“Haaa...”
Jack tidak bisa berkata-kata.
Cale terus menepuk bahunya berkali-kali, seolah memahami perasaan Jack
yang hanya bisa menghela napas.
“Benar-benar rangkaian kejadian yang mencengangkan, bukan? Tapi mau
bagaimana lagi. Sekarang kita hanya perlu membereskan Kaisar Dua dan Kaisar
Pertama, maka semuanya selesai.”
Jack refleks menyuarakan apa yang dia pikirkan.
“Sepertinya bukan begitu... Bukankah ini urusan yang melibatkan Dunia
Dewa, Dunia Surgawi, dan Dunia Iblis? Dan urusan Hunter itu sepertinya hal yang
berbeda—”
Grep.
“!”
Sesaat, Jack merasakan tekanan kecil yang mencengkeram bahunya.
“Jack-nim.”
Sudut bibir Cale sedikit bergetar.
“Kali ini, semuanya akan berakhir.”
“Ah, i-iya, benar kan?”
Tanpa sadar, Jack menyatakan persetujuannya dengan bahasa yang santai.
Baru saat itulah Cale menunjukkan senyum puas.
“Nomor 1.”
“……”
“Nomor 1?”
“Ah! Oh, iya!”
Jack tersadar kembali.
‘Ah benar. Aku adalah Moonlight Shadow Nomor 1.
...Haruskah aku mengungkapkan sekarang kalau aku adalah seorang Evil
Spirit?
Setelah mendengar identitas asli Cale, rasanya aku harus membantunya
dengan memberikan informasi yang benar.’
Sistem juga menyuruhku untuk membantu.’
Smile.
Namun, melihat Cale yang sedang tersenyum, Jack tidak tega mengatakan
kalau dirinya bukan Moonlight Shadow Nomor 1, melainkan seorang Evil Spirit.
‘Dia terlihat agak linglung.’
Cale menatap wajah Jack yang tadinya terlihat tajam tapi sekarang tampak
agak bodoh.
Bagaimana bisa dia menjadi seorang Evil Spirit padahal dia sangat buruk
dalam berakting?
Cale menggelengkan kepalanya dan membuka suara.
“Moonlight Shadow Nomor 1, apa tidak ada yang ingin kamu katakan padaku?”
“Ehem.”
Nomor 1—bukan, Jack—bukan, sang Evil Spirit itu pun mulai berbicara.
“Sebagai Nomor 1, aku tidak bisa menceritakan segalanya, tapi ada
informasi yang bisa aku berikan sesuai dengan wewenangku.”
Dalam sekejap, gaya bicaranya kembali menjadi ‘Kepala Divisi Jack’.
“Tapi Bob-ssi, apa kita harus terus berada dalam posisi seperti ini?”
“Memangnya kenapa?”
Mendengar pertanyaan bingung Cale, Jack menggelengkan kepalanya.
“Tidak apa-apa. Mari lanjutkan bicaranya.”
Ya, cepatlah bicara karena kita tidak punya waktu.
Jack merasa Cale menatapnya dengan arti seperti itu, jadi dia mulai
membuka mulut.
‘Apa kita benar-benar harus bicara sambil berjongkok di tempat berdebu
seperti ini??’
Tentu saja, dia tidak menyuarakan isi hatinya.
Sebaliknya, sang Evil Spirit itu menyampaikan informasi penting.
“Berdasarkan informasi yang kamu berikan, aku bisa memahami anomali yang
terjadi di 1st E-.”
“Anomali?”
Cale berpikir pembicaraan ini akan panjang, jadi dia menunggu penjelasan
Jack dengan tenang.
Jack pun berkata:
“Pertama, kamu tahu kan kalau pemimpin 1st Evils adalah seorang Raja?”
1st Evils adalah wilayah cekungan besar yang berbentuk sebuah kerajaan.
Seorang ‘Raja’ memerintah dari Zona 1 hingga Zona 8, termasuk Zona Zero.
“Raja itu sepertinya adalah seorang mutan sepertiku.”
Raja pertama adalah mutan seperti Jack, yaitu makhluk yang menyadari
bahwa dunia ini adalah sebuah permainan.
“Kedua, sejak tahun lalu, sepertinya Raja telah bekerja sama dengan
suatu kekuatan.”
Hmm.
Alis Cale berkerut.
‘Kalau begitu, sosok yang bekerja sama dengannya adalah—’
Cale hendak bicara, tapi Jack lebih cepat.
“Ketiga, atas perintah Raja, pimpinan Perusahaan Transportasi
Perdagangan diganti, dan atas perintah istana, proyek penghijauan mulai
dilakukan dengan pusat di Kastil Kerajaan.”
Eh?
Saat Cale merasa heran, Jack melanjutkan:
“Sebagai informasi, Perusahaan Transportasi Perdagangan adalah tempat
yang mengelola logistik yang menyebar dari pintu masuk 1st Evils ke seluruh
penjuru 8th Evils. Bisa dikatakan ini adalah titik awal dari semua sarana
transportasi, termasuk kereta kuda.”
Ah.
Ekspresi Cale berubah menjadi aneh.
‘Jika Perusahaan Transportasi Perdagangan itu milik Kaisar Dua, maka
akan mudah bagi kekuatan Kaisar Dua untuk menyebar ke seluruh 8th Evils.’
Terutama dengan dalih pengiriman logistik, mereka bisa melakukan apa
saja di mana saja di 8th Evils.
Kemungkinan besar orang lain tidak akan menyadari jika mereka memasang
perangkat apa pun untuk merealisasikan 7 Neraka.
Suara Jack kembali terdengar di telinganya.
“Selain itu, Raja adalah orang yang tidak tertarik pada hal-hal seperti
pohon atau bunga. Tapi tiba-tiba dia bilang lingkungan alam itu penting dan
menanam pohon di mana-mana.”
Mata Cale berkilat penuh minat.
Jack pun melanjutkan dengan mata yang berbinar.
“Kamu bilang ada Wanderer atribut kayu di sini, kan? Orang yang
bertanggung jawab atas proyek penghijauan itu konon adalah seorang penata taman
yang mengurus kebun di dalam istana.”
Pffft.
Jack tertawa getir.
“Dia adalah penata taman baru yang bekerja belum genap satu tahun, tapi
diberikan tugas negara yang besar, sehingga banyak orang yang membicarakannya.”
Jack menatap Cale dengan senyum yang semakin lebar.
“Bob-ssi. Bukankah kamu bisa menebak siapa bawahan Kaisar Dua itu?”
Jack telah menyampaikan tiga hal inti.
“Begitu ya. Sepertinya aku tahu.”
Hanya dengan itu, Cale sudah bisa menangkap intinya. Itu adalah
informasi yang sangat dibutuhkannya.
“Memang benar, kamu layak menyandang gelar Nomor 1 di antara para
Moonlight Shadow.”
Cale mengacungkan jempol sebagai pujian.
“...Ah. Iya.”
Jack menerimanya dengan wajah yang agak mengkerut, tapi Cale tidak
peduli.
“Kepala Divisi Jack, bagian mana yang akan kamu ambil?”
Cale mulai merasakan perasaan yang sudah lama tidak dia rasakan—perasaan
memiliki rekan yang kompeten.
“Aku akan mencoba mengumpulkan informasi tentang Perusahaan Transportasi
Perdagangan melalui para Moonlight Shadow lainnya. Besok, aku akan memandu kamu
ke kantor penata taman di dalam Kastil Kerajaan.”
Meskipun Cale berbicara dengan santai, Jack langsung mengerti. Jack
menaikkan kacamata untuk menyembunyikan matanya yang tajam dan bertanya dengan
suara datar.
“Bob-ssi, kamu yang akan menemui penata taman itu, kan?”
“Haruskah begitu?”
Cale sengaja bertanya dengan nada misterius.
Jack pun bertanya balik dengan wajah heran.
“Tentu saja? Bukankah besok Bob-ssi yang akan mengancam bawahan Kaisar
Dua itu?”
“Mengancam?”
Sudut bibir Cale berkedut naik.
Tanpa menyadari hal itu, Jack menatap Cale seolah dia aneh.
“Memangnya kenapa? Bukankah dia bawahan yang mengkhianati Kaisar Dua?
Karena waktu kita terbatas, kita harus mengancamnya agar rencananya
berhenti...?”
Lalu dia terhenti.
‘Kenapa bajingan itu menatapku seperti itu??’
Jack merasa aneh.
Cale Henituse—orang yang disebut ‘Pahlawan’ oleh sistem—sedang
menatapnya dengan pandangan yang sangat bangga.
‘Apa-apaan ini?
Kenapa perasaanku tidak enak?’
Namun, Cale berkata dengan senyum ramah:
“Benar. Apa yang dikatakan Jack-nim memang benar. Moonlight Shadow Nomor
1 kita ini memang sangat kompeten.”
Tiba-tiba, Jack merasa merinding di sekujur tubuhnya.
Insting pertahanannya pun muncul.
“....Aku tidak sekompeten itu.”
“Hehe.”
Cale tidak mendengarkannya.
Sang Evil Spirit itu pun tanpa sadar membuang muka.
Cale kembali merangkul bahu Jack dan menepuknya dengan akrab.
“Kepala Divisi, mohon bantuannya.”
“...Iya.”
‘Yah, untuk menyelamatkan dunia ini, aku harus bekerja sama, kan? Harus,
kan?’
Sang Evil Spirit itu merasa aneh.
Padahal dia adalah pemimpin 6th Evils yang terkenal kejam, tapi entah
kenapa dia tidak bisa menghilangkan perasaan tidak enak ini.
****
“O, Yang Terburuk! Kamu sudah kembali! Semua kotak buah untuk dikirim ke
para atasan sudah disiapkan, dan akan dikirim secara rahasia nanti malam!”
Cale, yang baru pulang kerja, hanya mengangguk pelan saat Dark Bear yang
menyeramkan berlari mendekat.
“Apa ada informasi tentang Evil Spirit?”
“Ya?”
“Sepertinya hari ini aku bertemu dengan Evil Spirit.”
“!”
Pupil mata Dark Bear bergetar hebat.
Sesaat kemudian, Cale yang sendirian mulai membaca dokumen yang disusun
oleh Dark Bear.
[6th Evils: Tanah
Perang Tempat Darah Dingin Mengalir.]
Itu adalah konsep dari 6th Evils.
[Evil Spirit: Penguasa
Besi yang konon memiliki darah sekeras besi di dalam tubuhnya.]
Itu kontras dengan Jack yang terlihat sensitif dan kelelahan.
[Berdasarkan hierarki
yang ketat, dia mempertahankan sistem siaga perang yang menyesakkan dan tidak
menoleransi sedikit pun kekacauan.]
Lagi-lagi kontras dengan Jack yang berjongkok di ruang bawah tanah yang
penuh debu.
“Hm.”
Sosok yang menganggap dunia ini palsu, namun tetap berusaha mati-matian
untuk melindungi 6th Evils.
Sosok yang di dalamnya tercampur amarah dan kesedihan.
“Dia berusaha bertahan hidup.”
Sistem siaga perang.
Cale merasa dia tahu alasannya.
“Manusia. Manusia! Berarti besok kamu akan pergi ke Kastil Kerajaan?”
“Ya. Harus pergi.”
Tok tok tok.
Dark Bear masuk kembali dan menyerahkan dokumen lainnya.
“Ini adalah hasil penyelidikan tentang orang yang kamu sebutkan.”
Cale membalik halaman pertama yang kosong dan membaca halaman
berikutnya.
“Namanya, Elwood.”
Pandangannya beralih ke sudut ruangan.
“Pernah dengar?”
“Tidak. Itu nama Wanderer yang asing bagiku.”
Ryeon, seorang mantan Hunter tingkat Transparent sekaligus saudari dari
kakak-beradik Wanderer Cho, menggelengkan kepalanya.
“Wah, sepertinya Kaisar Dua menyembunyikan semua orang kecuali Wind.”
Adiknya, Cho, menghela napas.
Satu-satunya rekan yang Cale panggil ke 1st Evils hanyalah si kembar
Wanderer, Cho dan Ryeon.
Yang lainnya sedang sibuk.
Cale menatap foto yang terlampir di dokumen.
“Dia memakai topeng?”
Seorang wanita yang menutupi separuh wajahnya dengan topeng.
[Memakai topeng yang
menutupi bagian wajah di atas hidung karena luka masa kecil.]
[Sebagai orang
kepercayaan Raja saat ini, dia bertanggung jawab atas proyek penghijauan.]
[Selain itu, dia masih
mengelola seluruh taman di dalam istana dan kantornya berada di sana.]
Elwood.
Sosok yang diduga sebagai Wanderer atribut kayu.
“Raon, kamu bilang waktu itu tidak bisa melihat wajah para Wanderer yang
datang bersama Wind karena mereka memakai tudung?”
“Benar! Mereka menutupi wajah dengan tudung jadi aku tidak bisa
melihatnya!”
Termasuk Wind, ada 7 orang Wanderer.
Raon melihat sebagian kekuatan mereka, tapi tidak bisa mengidentifikasi
wajah mereka.
“Besok kita akan tahu.”
Elwood, sang Wanderer yang mengkhianati Kaisar Dua.
[ Kayu, atribut unik... ]
Cale menyadari bahwa ‘Pendeta Wanita Pelahap’ dari kekuatan kuno Indestructible Shield mulai bergumam penuh
minat, tapi dia pura-pura tidak tahu.
Semuanya akan terungkap besok.
“Raon, kamu yakin kan kalau yang membawa Han Seo Hyung waktu itu adalah
akar pohon?”
“Benar! Wanderer atribut kayu yang menyeretnya!”
Sepertinya Cale bisa membereskan dua urusan sekaligus.
****
Hari ini adalah hari di mana Departemen Keamanan Kota paling sibuk dan
harus paling berhati-hati.
Tempat tinggal sang Raja.
Hari dimulainya inspeksi keamanan bagian dalam istana, menciptakan
suasana tegang di seluruh departemen.
“Kita bertanggung jawab atas area barat.”
Divisi 3 yang ditugaskan di area barat bagian dalam istana.
Saat semua orang sudah selesai bersiap dan bergerak ke posisi
masing-masing.
“Kepala Divisi.”
“Oh? Bob-ssi!”
Saat Cale mendekat, Kepala Divisi 3 menoleh ke sekeliling sebelum
menepuk bahu Cale dan berbisik.
“Buah kemarin sangat enak.”
“Benarkah? Haha.”
Melihat Cale yang tersenyum ramah, Kepala Divisi 3 teringat surat yang
ada di dalam kotak buah kemarin.
“Nah, untuk hari ini, habiskanlah waktu dengan santai.”
“Terima kasih.”
“Tidak perlu sungkan. Aku tidak mungkin memberikan tugas berat pada
karyawan yang baru masuk hari kedua!”
Permintaan kecil agar tidak diberikan tugas hari ini demi penyesuaian
diri.
Kepala Divisi tidak punya alasan untuk menolak permintaan kecil yang
dikirim bersama kotak buah tersebut.
“Ini balasan kecil untuk hadiah kecilmu, jadi jangan dipikirkan. Haha!
Dan kamu tahu kan?”
Menanggapi pertanyaan itu, Cale menjawab sambil tersenyum.
“Lain kali aku akan menyiapkan buah yang lebih enak lagi.”
“Bagus, bagus!”
“Kalau begitu, aku akan pergi menemui kenalanku.”
“……!”
Mata Kepala Divisi membelalak.
Bagian dalam istana adalah tempat berkumpulnya orang kepercayaan Raja
dan talenta inti 1st Evils.
Tapi dia punya kenalan di sana?
“Iya! Temuilah dia dengan baik! Kamu tahu kan kalau Kepala Divisi 3 ini
sangat mendukungmu?”
“Tentu saja, Kepala!”
Cale tersenyum tipis dan sekarang dia bebas.
Dia segera mengikuti peta yang dia pelajari kemarin menuju tempat
pertemuan.
—Manusia. Kemarin aku melihat Dark Bear yang tidak-menyeramkan mencatat
semua jumlah kotak buah di buku besar!
Memang, Dark Bear bekerja dengan sangat baik.
—Apa kita pergi ke istana pusat?
Tentu saja.
Cale meninggalkan area barat dan menuju istana pusat.
—Tapi manusia. Taman di sini benar-benar cantik!
Benar.
Cale berhenti sejenak dan menatap taman yang mengelilingi istana
kerajaan.
Itu sangat indah.
Meskipun tidak terlalu mewah atau megah, taman itu memiliki bentuk yang
harmonis secara misterius—salah satu taman tercantik yang pernah Cale lihat.
Taman itu mengelilingi seluruh istana seperti lingkaran.
—Manusia. Tapi ada satu pohon besar di setiap sisi!
Begitulah.
Senyum aneh tersungging di bibir Cale.
“Ada delapan pohon.”
Delapan pohon yang cukup besar berdiri dengan jarak teratur di setiap
arah taman.
[ Hmm. Ada yang aneh, tapi aku belum tahu apa itu. ]
Kekuatan kuno ‘Pendeta Wanita Pelahap’ Indestructible
Shield berbicara.
Atribut kayu dari kekuatan kuno itu mulai memberikan penilaian.
[ Hanya saja, mereka sedang meringkuk. Aku merasakan energi kayu yang
sangat padat. ]
Delapan pohon raksasa yang tingginya pasti lebih dari 3 meter.
Tapi pohon-pohon itu terasa seperti sesuatu yang dipadatkan.
“Beri tahu aku jika kamu tahu sesuatu.”
Cale mengalihkan pandangannya dari taman yang indah dan melangkah masuk
ke istana pusat.
Di sana...
“Kepala Divisi Jack!”
Sang Evil Spirit sudah menunggunya.
“Ayo pergi.”
Jack mengenakan pakaian biasa yang tidak mencolok sepertinya, namun aura
‘karyawan yang kelelahan’ masih terpancar darinya.
Cale berjalan di sampingnya.
“Bagaimana kamu bisa sampai ke pusat?”
“Aku pakai ini.”
Jack menunjukkan sebuah koin emas sebelum segera menyembunyikannya
kembali.
Itu artinya dia menyuap untuk pindah area.
Tap. Tap.
Setelah itu, keduanya tidak banyak bicara.
Langkah mereka semakin mendekat ke pusat istana.
“Siapa kalian? Ah, silakan lewat.”
Tentu ada yang menghalangi jalan, tapi setiap kali itu terjadi, Cale dan
Jack menunjukkan kartu identitas pengelola mereka, dan mereka bisa langsung
lewat.
“Benar kalian petugas inspeksi hari ini?”
Meski ada yang ragu.
“Haha, terima kasih atas kerja keras kamu!”
Begitu Jack dengan cepat menyerahkan koin emas—bukan perunggu atau
perak—semua orang yang melihatnya langsung membuka jalan.
Jika suap tidak mempan.
“Beliau adalah kenalan Kepala Departemen Sihir.”
Mereka lewat dengan cepat menggunakan koneksi Cale.
—Manusia. Ini terasa agak mudah! Kita bahkan tidak perlu sihir
transparansi! Kita tinggal jalan saja! Tapi ini aneh!
Raon mengungkapkan keheranannya, tapi Cale tetap melangkah ringan.
“Siapa kalian?”
Mereka sampai tepat di depan kantor penata taman yang karirnya melejit
itu. Namun, mereka tidak bisa langsung menemui sang Wanderer, Elwood.
Menanggapi pertanyaan sekretaris, Bob dan Jack menunjukkan kartu
identitas mereka.
“Kami datang untuk inspeksi hari ini.”
“Ah, aku sudah dengar.”
Setiap kantor memang harus menjalani inspeksi keamanan.
Tentu saja, Cale dan Jack sampai di sini lebih cepat dari petugas yang
seharusnya.
“Hmm. Kalian datang lebih cepat dari waktu pemberitahuan?”
Melihat sekretaris yang menatap tajam penuh curiga, Jack tersenyum
lebar.
“Cepat selesai, cepat pulang, kamu tahu kan?”
Sret.
Dia meletakkan satu koin emas di atas meja sekretaris.
“……”
Sekretaris itu memalingkan muka.
‘Oh.’
Cale kagum.
Ini pertama kalinya dia melihat seseorang di 1st Evils menolak suap.
Benar-benar yang pertama.
“Tolong jangan bersikap seperti ini.”
Melihat tindakan sekretaris itu, Jack berdehem dan menunjuk ke arah
Cale.
“Sebenarnya, temanku ini harus segera pergi menemui Kepala Departemen
Sihir—”
“......Lalu?”
Wah.
Cale kembali dibuat takjub melihat orang yang mengabaikan koneksi
pejabat tinggi.
Sekretaris ini hebat juga.
—Manusia. Sekretaris ini hebat! Tapi kenapa ini terlihat hebat? Ini
pertama kalinya aku melihat orang seperti ini di 1st Evils!
Mengabaikan kata-kata Raon, Cale menatap Jack.
Mari kita lihat apa yang akan dia lakukan.
“Ehem. Apa tidak bisa dibantu? Karena suatu hal, kami harus mulai dari
sini lebih dulu.”
Akhirnya Jack memohon.
—Kalau tidak bisa, apa kita terobos saja?
Tanya Raon.
Sekretaris itu...
“Haa.”
Setelah menghela napas dan melihat tatapan penuh harap Jack, dia berdiri
dari kursinya.
“Beliau sedang bekerja, tapi akan kutanyakan dulu.”
Sekretaris itu masuk ke pintu dalam kantor dan tak lama kemudian keluar
lagi.
“Beliau mengizinkan. Segera periksa. Jangan mengganggu pekerjaan beliau.”
“Baik, terima kasih banyak~”
Setelah memberikan senyum ramah khas petugas pengelola, Jack dan Bob
segera mendekati pintu kantor.
Tok tok tok.
“Masuk.”
Mendengar suara dari dalam yang terdengar sangat alami tanpa ada yang
istimewa, Cale membuka pintu.
—Manusia. Kita masuk dengan sangat alami!
Ya, karena ini bukan penyusupan.
Ini benar-benar...
‘Untuk mengobrol.’
Srak srak.
Begitu masuk, terlihat seorang wanita bertopeng yang sedang sibuk
bekerja.
Klik,
Pintu ditutup.
Wanita itu menyelesaikan satu tanda tangan, lalu mendongak dan
berbicara.
“Kalian akan memeriksa perangkat sihir keamanan, kan?”
Elwood mendongak dengan wajah yang tampak lelah karena pekerjaan.
Plak!
Saat itu, Cale bertepuk tangan pelan.
“Karena tidak ada waktu, mari kita langsung ke intinya.”
Begitu pandangan wanita itu dan Cale bertemu.
—Sihirnya dilepas!
Raon melepaskan sihir penyamaran warna.
Rambut merah pun muncul, dan Cale melepas kacamatanya.
“Elwood, aku Cale Henituse.”
Tepat saat dia menyebutkan namanya...
“!”
“-----!”
Baik Elwood maupun sang Evil Spirit langsung merasakan tekanan luar
biasa yang memenuhi ruangan.
Sebuah wibawa yang seolah-olah ingin mendominasi segala sesuatu di dunia
ini.
[ Aku gunakan semua kekuatanku! ]
Aura itu memenuhi ruangan.
Dalam sekejap saat mereka tidak bisa bereaksi karena situasi yang
tiba-tiba ini...
Cale mendengar suara ‘Pendeta Wanita Pelahap’.
[ Ada sembilan pohon. ]
[ Akarnya satu. Pusat akarnya sepertinya berada di pusat Istana
Kerajaan. ]
Pusat Istana Kerajaan.
Mata Cale berkilat tajam.
Bukankah itu tempat tinggal Raja?
[ Ah. Pohon di belakang bergerak. ]
Tepat saat si ‘Pelahap’ melihat salah satu pohon raksasa di taman di
balik jendela kantor menggerakkan daunnya sedikit, Cale membuka suara.
“Nona Elwood. Kamu tidak boleh melakukan tindakan yang sia-sia, bukan?”
“......!”
Aura Cale yang tersenyum tipis itu menekan seluruh ruangan.
Itu adalah wibawa mutlak yang mengandung dominasi yang mengerikan.
.

Komentar
Posting Komentar