Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 19, 2025

Lilith - 80

* * * Halaman pusat pelatihan, gedung penelitian. Suasana gedung serba putih itu sungguh menakjubkan. Ini adalah gerbang akhir menuju kelulusan dari pusat pelatihan, tempat pengukuran grade. ‘Ada 20 anak yang lulus kali ini.’ Sekitar 20 anak telah menyelesaikan grade kelulusan mereka melalui evaluasi bulanan ini. [Ruang Formal Mana A] [Ruang Formal Mana B] [Ruang Formal Mana C] Di lorong di depan ruang pengukuran dengan setiap papan penunjuk arah, mereka duduk sesuai urutan kedatangannya. “Wah, aku lulus. Aku masih tidak percaya.” Jem, yang duduk di sebelah kiriku, bergumam kosong. “Apa yang akan kamu lakukan saat kamu pergi, Jem?” “Tentu saja aku harus bergabung dengan tentara bayaran! Itu cara terbaik untuk maju sebagai Dies !” (tl/n : Dies adalah peringkat ke-6 di antara 6 orang berbakat) Aku menganggukkan kepalaku dengan gembira. Jem. Jemian Traha akan segera mengendalikan seorang tentara bayaran dan menjadi terkenal. “Aku akan bekerja keras! Sampa...

Lilith - 79

Ck ck , aku pun mendecak lidah dan menatap anak-anak itu lagi. “Cheshire! Aku akan memegangnya sekuat mungkin agar tidak bisa bergerak…! Kau tahu, kan?” Jem, yang sarung tangannya penuh mana, menghantamkan tinjunya seakan-akan dia sedang merobek tangkai tebal bunga pemakan manusia. Lalu pergerakan bunga itu melambat. Cheshire yang mengincar celah, menginjak batang dan segera memanjat. “A, apa yang harus aku lakukan…” Aku menghentakkan kakiku ketika melihatnya. Bunga pemakan manusia menggeliat seolah akan membuka mulutnya lagi dan menelan Cheshire kapan saja. Aku tak dapat mengalihkan pandanganku darinya, dan jantungku berdebar kencang dalam situasi yang menakutkan untuk terus menatapnya. —Kyaaak! Cheshire menusukkan pedangnya ke kuncup bunga itu, menyebabkan bunga pemakan manusia itu menggeliat kesakitan. Pedang tajam berlapis mana memotong daun bunga yang akan segera mati. ― Kyaaaaaaagh! Kuncup bunga itu pecah dengan suara yang mengerikan dan Gerard yang tubu...