Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 6, 2025

TOTCF 465 - Now, Let’s Start a Deal

Gambar
Sambil terengah-engah, Cale dengan cepat melihat sekeliling. “Kita berada di dalam kastil bangsawan yang bertanggung jawab atas kota Telia.” Aurora menjawab pertanyaan tak terucapkan itu dengan nada sopan. Tatapannya yang teralihkan dari Cale bertemu dengan mata Komandan Moll. “…..” Dan bukan hanya itu. Tempat ini adalah tengah taman kastil bangsawan, dikelilingi oleh pasukan Raja Iblis yang berjaga di berbagai sudut, menatap tajam ke arah mereka. 'Pasti karena aku.' Aurora. Satu-satunya darah keturunan terakhir dari Raja Iblis sebelumnya, sekaligus pemimpin Guild Arbirator. Dari sudut pandang pihak Raja Iblis, Aurora adalah pemberontak dan musuh yang harus disingkirkan. Karena itulah mereka bersikap tajam, tapi sekarang mereka sedang berada dalam kesalahpahaman besar. Untuk membetulkan itu, Aurora mulai berbicara. “Menarik.” Namun, ada orang yang berbicara lebih dulu darinya. Naga Kuno, Eruhaben. Dengan ekspresi angkuh, ia memandang sekeliling. ...

TOTCF 464 – Now, Let’s Start a Deal

Gambar
“Raja Iblis meminta untuk bertemu.” Begitu memasuki ruangan dengan cemas, Aurora, pemimpin Guild Arbirator, langsung melontarkan kalimat itu. Namun, ia terdiam sejenak saat melihat Cale yang baru saja sadar. “Kamu sudah bangun! Pasukan Raja Iblis telah menuju ke markas rahasia kita—” Ia berusaha melanjutkan, tapi begitu benar-benar melihat kondisi Cale, kata-katanya terputus begitu saja. Sudah dipastikan bahwa Cale yang pingsan itu sedang menderita demam tinggi. Namun— “Biasanya kalau sudah sadar, tubuhnya akan pulih, jadi akan baik-baik saja,” kata Naga Kuno. Tapi... ‘Keadaannya malah terlihat lebih buruk?’ Wajah Cale memerah karena demam tinggi, napasnya terengah-engah, dan tubuhnya basah oleh keringat dingin. Ia bahkan tak bisa duduk tegak karena pusing. Keadaannya terlihat cukup gawat. “Mm.” Melihat kondisi itu, Aurora tidak bisa berkata apa-apa. Karena dia tahu alasan mengapa Cale sampai seperti ini. ‘Ya. Kali ini bukan situasi biasa.’ Tubuhnya te...

TOTCF 463 - Now, Let’s Start a Deal

Gambar
“...Oh. Gila…… Ini luar biasa.” Cuma itu yang bisa diucapkan Cale. “Apa?” Saat Hitellis menoleh, Cale menggelengkan kepalanya. “Bukan apa-apa.” Meski tak tahu seperti apa kepribadian Paus biasanya, Cale tetap berkata dengan nada agung. “Ya.” Hitellis menunduk dengan sopan dan kembali berjalan di depan. Ada alasan mengapa dia tak bisa mendengar perkataan Cale dengan jelas. Hwi-iiiiii— Di arah mereka berjalan, ada sebuah gua. Angin dari dalam gua itu bertiup begitu kencang hingga suara Cale tak sampai dengan jelas ke telinga Hitellis. ‘Jadi Kekacauan Yang Dibawa Angin itu ada di dalam sana.’ Cale kini menyaksikan melalui mimpi bagaimana Paus di masa lalu mendapatkan “Kekacauan Yang Dibawa Angin”, yaitu sebuah Benda suci itu. ‘Kupikir benda itu berasal dari Gereja Dewa Kekacauan yang asli.’ Hwi-iiii— Gua itu berada di sebuah tempat terpencil di tengah tebing curam, tak ada sebatang pohon pun di sekitarnya. Kalaupun ada, pasti sudah hancur tertiup angin ya...