Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 1, 2026

Trash of the Count Family Book II 537 : Karyawan Baru Itu Memang Unik

Gambar
“Ah.” Desahan kagum keluar dari mulut Manajer Cha. “...Kakakmu sakit?” “Iya, Manajer. Dia sudah sakit sejak lama, tapi aku dengar kondisinya memburuk sekarang, jadi aku harus pergi melihatnya.” Meski diucapkan dengan wajah sedih, suaranya terdengar tegas. “Ah.” Manajer Cha tidak bisa melakukan apa pun selain menghela napas mendengar perkataan Cale. Dia mencoba mengumpulkan kesadarannya. “...Sekarang?” Piiiiiii--- Piii--- Telinganya rasanya mau pecah. “Iya. Sekarang.” Piiiiiiii--- Bersamaan dengan suara Kim Hae-il yang tegas, bunyi peringatan sistem pun terdengar— “...Sistem sedang ‘menggila’ seperti ini, dan kamu mau pergi?” Topeng wajah ramah yang dipakai Manajer Cha Geon hampir saja retak. Mau bagaimana lagi. Ini sudah hari kedua sistem benar-benar membuat kekacauan. Tak kenal waktu, bunyi peringatan bergema tidak hanya di seluruh lantai 17, tapi juga di seluruh gedung pusat. Kabarnya, karyawan di lantai lain sampai bekerja memakai penutup teling...

Trash of the Count Family Book II 536 : Karyawan Baru yang Misterius

Gambar
Laporan Kejadian: Markas Besar Transparent Co., Ltd Kantor pusat Transparent Co., Ltd. Pagi ini terjadi masalah besar. Sistem mengalami galat atau mengamuk (overload). (tl/n : Dalam statistika dan matematika stokastik, galat (bahasa Inggris:error) adalah kesalahan, kekeliruan, atau cacat, yang sering digunakan sebagai padanan kata error dalam bidang komputer, matematika, dan statistika.) Karyawan kantor pusat tidak mungkin tidak tahu. Seluruh gedung gempar. Waktu makan siang. “Jadi maksudmu...” Kata-kata yang tidak bisa diucapkan di kantin perusahaan, akhirnya terlontar dari mulut para karyawan yang sengaja pergi ke kafe luar untuk membeli kopi. “Jadi, sistemnya galat gila-gilaan sejak kemarin?” Glek. Sambil menelan ludah, pria itu melihat sekeliling lalu berbisik dengan suara lebih rendah. “Dan katanya seorang karyawan baru menyelesaikan itu semua?” “Hei. Kecilkan suaramu.” “Tidak, wah.” Seorang peneliti baru yang baru saja muncul. Sosok...