Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 17, 2026

Trash of the Count Family Book II 578 : Jangan Tersesat

Gambar
Alam bawah sadar. Malam Gelap. Di tempat yang paling dalam di sana, terdapat penjara tempat Dewa Keseimbangan mengurung Dewa Harmoni. Dan tempat itu sekarang pasti telah menjadi kastel tempat tubuh asli Kaisar Dua berada. Itulah dugaan kelompok Cale. “Pantas saja bajingan-bajingan Wanderer itu banyak terlihat, ternyata ada alasannya.” Sudut bibir Hilsman palsu terangkat ke satu sisi. “Kamu melihat para Wanderer?” Dia menganguk mendengar pertanyaan yang dilontarkan Cale. “Ya. Seperti yang mungkin sudah kamu sadari sampai batas tertentu, aku melarikan diri ke Dunia Mimpi.” “Begitu rupanya. Kamu bersembunyi di Dunia Mimpi.” Hilsman palsu menatap Cale dengan tatapan mata yang aneh. Perhatian kecil yang mengubah kata ‘melarikan diri’ menjadi ‘bersembunyi’. ‘Bocah yang aneh.’ Dia benar-benar bocah yang aneh. Keponakannya, yang merupakan korban lain dari seluruh kejadian ini. Namun, bajingan korban itu malah berjalan bersama Dewa Kematian. Hilsman palsu tahu le...

Trash of the Count Family Book II 577 : Campur Aduk

Gambar
Masih terekam dengan jelas di dalam kepala Cale. Basen, adiknya yang cekatan dan cerdas. Kata-kata yang diucapkan anak itu. “Hilsman palsu telah menjarah semua barang di kamar Kakak di kediaman Duke lalu menghilang! Katanya dia mengambil semua barang yang mahal! Dan katanya dia meninggalkan sebuah memo!” Hilsman palsu. Siapa sebenarnya orang ini? Bukan sekadar meniru Wakil Kapten Hilsman, dia adalah bagian dari keluarga ibu kandung Cale, Jour Thames. Lebih gilanya lagi, Jour Thames adalah adik perempuan dari orang itu. Tapi, tapi... “...Dana pensiunku—” Boom, bang! Klatang, prang~!! Terdengar suara berisik seperti ada yang terjatuh, namun Cale tidak memedulikannya. Tap, tap. Dia berjalan perlahan, menatap langit-langit dengan tatapan kosong, lalu menundukkan kepalanya. “Haha—” Hilsman palsu tertawa canggung. “Cale-nim. Kami menangkapnya.” Area meja tempat pemilik penginapan biasa duduk sudah hancur berantakan. Hilsman palsu dalam keadaan terikat, t...

Trash of the Count Family Book II 576 : Campur Aduk

Gambar
Menjadi karakter dalam sebuah mimpi buruk. Dewa Kematian telah memperingatkan berulang kali. “Tergantung pada intensitas mimpi buruknya, kau mungkin tidak bisa mengenali kenyataan. Jangan sampai terseret ke dalam mimpi buruk dan menjadi karakternya.” Choi Han tidak sepenuhnya memahami arti dari kata-kata itu. Cale, sang pemilik mimpi, juga tidak tahu pasti. Bagaimana mungkin orang lain bisa menjadi karakter di dalam mimpi buruk Cale? “...” Namun saat ini, Choi Han tidak bisa merasakan apa-apa. “...” Jajaran batu nisan yang tak terhitung jumlahnya mulai terlihat. White Star. Begitu banyak rekan dan hubungan yang dia temui saat bertarung melawan bajingan mengerikan itu kini terbaring di hadapannya. Wilayah Henituse, tempat pertempuran pertama terjadi. Meskipun mereka nyaris berhasil merebut kembali tanah itu dari Clopeh Sekka dari Aliansi Utara... baik Wilayah Henituse maupun Forest of Darkness, semuanya telah lenyap. Yang tersisa hanyalah tanah gersang yang d...