Trash of the Count Family Book II 557 : Ada apa dengan tempat ini?
Evils di New World
“Wahai Yang Terburuk, pertama-tama, mari aku rangkum dulu!”
Bagaimana status tempat itu saat ini?
Sret!
Dark Bear yang kejam membentangkan peta.
“Ho-oh!”
Raon terkagum-kagum.
“Ini peta 8th Evils!”
“Benar, Naga yang Agung!”
8th Evils.
Peta tempat itu digambarkan di tangan Dark Bear.
“Di sini! Di sini!”
Di antaranya, 3th Evils dan 7th Evils diwarnai dengan warna merah muda
yang cantik.
“3th Evils Kegelapan dan 7th Evils Dongeng! Dua tempat ini adalah pihak
kita!”
Benar sekali.
3th Evils dikepalai oleh Count Luppe, Ghost of Darkness dari Ras Iblis,
dan 7th Evils dikepalai oleh naga muda Eden Miru, si Half Blood Dragon sebagai
bos yang menjaga wilayah sekutu masing-masing.
“Tentu saja, pemilik asli kedua tempat ini adalah Yang Terburuk di
antara para Evils kita, Tuan Cale Henituse!”
“Dark Bear, tapi manusia kita ini sangat baik! Dia benar-benar baik,
sangat berbeda dari kelihatannya!”
“Aku tahu, Tuan Raon yang Agung!”
“Hihi!”
“Uwahaha!”
Setelah berbagi candaan sejenak dengan Raon, Dark Bear kembali menunjuk
ke peta.
“Di sini!”
Masing-masing dari 8th Evils menguasai wilayah tertentu tanpa
mempedulikan urutan angkanya.
“6th Evils! Pemimpinnya adalah si Evil Spirit!”
Pemimpin 6th Evils disebut sebagai Evil Spirit.
“Dulu saat Anda—maksudku kamu, Yang Terburuk, pergi ke Breeze di
Kekaisaran Barat, kamu pernah bertemu dengan bayangan Evil Spirit di sebuah
penginapan.”
Benar.
Tiga kekuatan besar di New World.
Kekaisaran Timur Lheenti, negerinya para ksatria.
Kekaisaran Barat Breeze, negerinya seni.
Kerajaan Lan di Utara, negerinya meditasi.
Di antaranya, saat mengunjungi Kekaisaran Barat untuk menyusup ke Gereja
Dewa Matahari, Cale pernah mampir ke sebuah penginapan.
‘Moonlight Shadow.’
Tempat itu adalah salah satu organisasi informasi yang disebarkan oleh Evil
Spirit dari 6th Evils ke seluruh dunia.
Cale telah memberikan isyarat kepada ‘Bayangan’, bawahan Evil Spirit,
bahwa ada kekuatan yang mencoba menyentuh 8th Evils New World.
‘Dan dari sanalah cerita tentang Kerajaan Kegelapan dimulai.’
Kerajaan Kegelapan yang bersembunyi di dunia bawah New World.
Kerajaan Kegelapan yang muncul saat ancaman menyelimuti dunia demi
melindungi dunia bawah.
‘Jika ada cahaya, maka ada bayangan. Ada Kerajaan Kegelapan yang
didirikan oleh mereka yang menghukum Evils busuk di dalam bayangan, melindungi
mereka yang hanya bisa hidup di dalam bayangan, dan lebih jauh lagi, melindungi
bayangan itu sendiri.’
Itu adalah Main Quest yang dibuat dan disediakan Cale melalui sistem
untuk user ‘Kang Sung-gu Tinju Raja’.
(tl/n : aku lupa usernamenya T.T tolong ingatkan
akuhhh.)
[Main Quest: Kekacauan dan Kegelapan]
Quest yang akan berisi insiden antara ‘Arm’, kekuatan Dewa Kekacauan,
dan ‘Kerajaan Kegelapan’ yang menjaga dunia bawah New World.
“Eden Miru.”
Karena Cale tenggelam dalam pikirannya sendiri, dia menatap Eden Miru
yang berada di samping Dark Bear yang sedang menunggu dengan tenang.
“Kenapa?”
Tatapan mata Eden Miru sangat mengerikan.
‘Realisasi 7th Evils’.
Setelah melihat rencana itu.
Setelah menyadari bahwa 7th Evils juga akan menjadi salah satu neraka
yang dibuat oleh Kaisar Satu, matanya hanya dipenuhi dengan aura haus darah.
“Kendurkan kekuatan di matamu.”
Mendengar perkataan Cale, Eden Miru tersentak.
Raon ikut menimpali dengan suara ceria dari samping.
“Benar! Bungsu, tatapanmu sama seperti dulu!”
“!”
Eden Miru terkejut.
Tatapan mata yang dulu.
Dia teringat saat dirinya masih menjadi Half Blood Dragon di masa lalu,
saat dia dipenuhi dengan Evils.
Apakah tanpa sadar tatapan mata saat itu muncul kembali?
Suara Cale terdengar di telinga Eden Miru yang ekspresinya membeku.
“Tidak akan direbut.”
“......!”
“Malah, kali ini aku akan menguasai semua 8th Evils.”
“!”
Tok tok tok.
Terdengar suara ketukan pintu.
Suara Ron, si pelayan, terdengar dari balik pintu.
“Semuanya sudah datang.”
Klik.
Pintu terbuka.
Dua sosok yang ditunggu Cale muncul.
“Boleh aku duduk?”
Yang satu adalah Heavenly Demon yang bergegas kembali dari Bumi 3,
dan...
“Sudah lama ya.”
Yang satu lagi adalah Paus Kaesilia, yang pernah dihadapi saat melawan
Neo, Dragon Lord dari keluarga Purple Bloods. Dia juga seorang Mixed Blood
Dragon, dan saat ini adalah NPC di game ini yang selangkah lagi menjadi nyata.
“Hamba menghadap Mylord.”
Selain itu, dia mengabdi pada Eden Miru sebagai tuan, dan merupakan
komandan ksatria dari Ksatria Miru yang merupakan bagian dari ‘Kerajaan
Kegelapan’.
“Aku akan menyatukan para Evils.”
Kedua rekan itu langsung mengerti perkataan Cale.
“Sepertinya sudah waktunya.”
Heavenly Demon membuka suara lebih dulu.
Sebelumnya dia pernah berkata pada Cale bahwa dia akan mendirikan cabang
Demon Cult di 8 Evils.
“5th Evils dan 2th Evils.”
Dia menunjuk ke dua wilayah yang menempel di atas peta Dark Bear.
“5th Evils adalah wilayah pegunungan, mirip dengan Hutan Hijau.”
Artinya, banyak bandit gunung di sana.
“2th Evils adalah wilayah sungai, mirip dengan Yangtze
River Water Bandit Union.”
Artinya, banyak bandit di sana.
Dark Bear yang kejam menyela sedikit dan berkata pelan.
“Wahai Yang Terburuk, sebagai referensi, masing-masing dari 8th Evils
memiliki konsep lapangan yang kuat!”
Seperti 3th Evils yang berbentuk menara atau labirin, dan 7th Evils yang
bertema dongeng.
Masing-masing punya konsep sendiri.
“Aku berencana mengambil alih 5th Evils dan ke-2 dengan Demon Cult dan
menjadikannya cabang.”
Heavenly Demon menambahkan sambil menatap Cale.
“Aku dengar portal melalui Black Castle akan selesai dan mulai
dioperasikan dalam minggu ini.”
Jika demikian, jalan bagi orang-orang Demon Cult untuk datang ke New
World akan terbuka.
Terutama karena Dewa Kematian berada di pihak Cale, perjalanan antar
dimensi akan menjadi jauh lebih mudah.
Beberapa hari kemudian, Cale juga harus menghadiri upacara penyelesaian
portal Black Castle.
“Ibu datang!”
“...Heem. Hem!”
Setelah melihat kepakan sayap Raon dan Eden Miru yang tampak sangat
bersemangat, Cale berniat untuk datang melihatnya tidak peduli seberapa
sibuknya dia.
“Kalau begitu, aku serahkan 2th Evils dan 5th Evils padamu, Heavenly
Demon.”
Seringai.
Heavenly Demon hanya menunjukkan senyum malas, namun setelah memastikan
panas aneh yang bersemayam di dalamnya, Cale tidak bertanya lebih lanjut.
‘Dia pasti akan melakukannya dengan baik sendiri.’
Pandangan Cale beralih ke Paus Kaesilia.
Paus dan para uskup Mixed Blood Dragon yang aslinya sisa umurnya tidak
lama lagi.
Mereka sekarang mulai menyeberang satu per satu ke New World.
Semuanya telah menjadi anggota Ksatria Miru.
“Kaisar Kedua mencoba mengubah 8 Evils menjadi neraka.”
Selanjutnya, Cale menjelaskan rencana Kaisar Kedua secara singkat.
“......”
Tatapan mata Paus menjadi dingin.
Eden Miru merasakan emosi aneh dari tatapan yang mirip dengan miliknya
itu.
Mereka yang sebelumnya tidak bisa menemukan tempat untuk menyandarkan
hati, kini telah memiliki rumah sendiri.
Karena itulah tatapan mata itu sempat menjadi sedikit lembut.
Namun saat ancaman mendekat, tatapan mata dari masa lalu itu muncul
kembali.
Tatapan yang bisa mengarah pada tindakan ekstrem kapan saja.
“Lalu?”
Kaesilia bertanya pelan kepada Cale tentang rencana selanjutnya,
Cale membuka suara.
“Kita akan menghentikan rencana Kaisar Kedua dan di saat yang sama
menyatukan 8 Evils.”
Realisasi 7th Evils.
Sambil menghentikan ini, Cale akan menjadikan 8th Evils sebagai sekutu.
“Kita butuh sekutu sebanyak mungkin.”
“Apa karena Kaisar Kedua?”
“Begitulah.”
Cale menjawab pertanyaan Heavenly Demon dengan santai.
“Realisasi 7th Evils. Dalam proses menghentikannya atau
setelah menghentikannya, kita pasti akan berhadapan dengan kekuatan Kaisar
Kedua.”
Heavenly Demon menyambung perkataan Cale.
“Pertarungan dengan Kaisar Kedua bisa jadi akan menjadi pertarungan
jumlah.”
Kaisar Kedua adalah Necromancer pertama, seseorang yang bahkan bisa
mengendalikan jiwa.
Mary akan bersama mereka, tapi...
Pada dasarnya, semakin banyak jumlah sekutu, akan semakin menguntungkan.
Cale menambahkan.
“Tentu saja, itu adalah situasi terburuk.”
Kenapa Cale mencoba pergi ke dunia mimpi?
“Aku akan berusaha agar hal seperti itu tidak terjadi.”
Jika pertempuran skala besar seperti itu terjadi, akan banyak korban
berjatuhan dan kekacauan akan timbul.
Cale berniat menghindari hal itu sebisa mungkin.
“...Begitu ya.”
Heavenly Demon menatap Cale dengan ekspresi aneh.
“Kenapa lihat-lihat?”
Saat Cale menatap dengan wajah ketus, Heavenly Demon menyeringai.
“Aku harap semuanya berjalan sesuai keinginanmu. Tapi, melakukan
semuanya sendirian itu tidak terlalu bagus. Ada hal-hal yang hanya bisa
diketahui jika semua orang mengalaminya.”
“Aku sudah tahu meski tidak mengalaminya.”
Cale mengabaikan perkataan Heavenly Demon.
Namun, ada satu hal yang dia tegaskan.
“Aku akan bersiap untuk Yang Terburuk. Itulah sebabnya aku mencoba
melakukannya sekaligus seperti ini.”
Kaesilia, komandan Ksatria Miru sekaligus mantan Paus yang sedari tadi
mendengarkan dengan tenang, membuka suara.
“Berarti kita harus menangani 4th Evils, 6th, 1st, dan 8th.”
3th Evils dan 7th sudah menjadi sekutu.
2th Evils dan 5th sudah diputuskan akan ditangani oleh Heavenly Demon.
“Tolong tangani 4th Evils.”
Atas permintaan Cale, Kaesilia mengangguk namun tetap bertanya.
“Lalu sisanya?”
“Apa 8th Evils juga memungkinkan?”
Atas pertanyaan Cale, Kaesilia mengangguk santai dengan ekspresi aneh.
“Bisa. Karena di sini kami bukan lagi tubuh yang hancur dan sekarat.”
Tatapan Eden Miru si blasteran naga beralih ke Kaesilia si Mixed Blood
Dragon. Para uskup Mixed Blood Dragon sedang berpindah sepenuhnya ke Ksatria
Miru satu per satu.
“Bagus. Kalau begitu aku serahkan 4th Evils dan 8th.”
Cale menunjuk ke arah 6th Evils yang tersisa.
“Di sini aku sudah punya koneksi sampai batas tertentu. Aku berencana
untuk pergi ke sana sekali.”
Sebelumnya, dia sudah menyampaikan situasi saat ini sampai batas
tertentu melalui bayangan Evil Spirit.
“Evil Spirit 6th Evils telah menyebarkan bayangan dan organisasi
informasinya ke seluruh wilayah. Sepertinya akan lebih baik jika kita menyerap
kekuatan informasi itu secara utuh.”
Jadi dia berniat untuk bertemu Evil Spirit dan mencoba berbicara
dengannya.
“Setelah menangani 4th Evils dan 8th, ayo pergi ke 6th Evils.”
Kaesilia menatap Cale.
“Kamu tahu kan konsep 6th Evils?”
Cale ragu-ragu sejenak sebelum menjawab.
“...Aku tidak tahu.”
Ini serius.
Dia tidak tahu.
Dia belum pernah menanyakan atau mendengarnya.
Konsep 2th Evils dan 5th pun dia baru mendengarnya sekarang.
“....Di sana mirip dengan Kekaisaran Timur, negerinya para ksatria.”
“Ah.”
“Akan lebih baik jika Ksatria Miru pergi bersama.”
Cale mengira konsepnya akan bersifat rahasia karena membicarakan Evil
Spirit, bayangan, dan organisasi informasi, tapi ternyata...
Itu adalah wilayah Evils dengan atmosfer yang berbeda dari dugaannya.
“Kalau begitu, setelah aku kembali dari 1st Evils, mari kita pergi ke 6th
Evils bersama.”
“Sudah kuduga.”
Saat Cale menyebutkan 1st Evils, Paus Kaesilia menatap Cale dengan
tatapan penuh arti.
Karena sebelumnya dia juga sudah mendengar penjelasan bahwa bawahan Kaisar
Kedua ada di 1st Evils.
Terlepas dari itu, Cale melanjutkan perkataannya.
“Bagaimanapun, jika kita bisa menyerap 6th Evils secara utuh, itu akan
memudahkan kita dalam menggunakan informasi saat menjalankan tugas atas nama
Kerajaan Kegelapan di masa depan.”
Kerajaan Kegelapan, penjaga dunia bawah.
Komandan ksatrianya adalah Kaesilia.
“Kalau begitu, Tuan Cale.”
Paus Kaesilia menjulurkan tangannya sambil menatap peta.
Jarinya yang sebagian tertutup sisik menelusuri peta perlahan.
“Jika kita sudah menyatukan semua 8th Evils, apakah kamu akan
mengumumkan keberadaan Kerajaan Kegelapan kepada dunia?”
Hmm.
Cale terdiam sejenak.
Meskipun ada Dark Bear yang menatap dengan mata berbinar.
Pffft.
Cale tertawa kecil dan menggelengkan kepalanya.
“Belum waktunya.”
8th Evils dan Kerajaan Kegelapan.
“Kedua kekuatan itu harus dipisahkan.”
Dia tidak boleh hanya memikirkan Kaisar Kedua.
“Di balik Kaisar Kedua, masih ada Kaisar Pertama, Wanderer Fived Colored
Blood, dan para Hunter.”
Benar.
Cale memang telah menghadapi keluarga Transparent dan keluarga lainnya,
tapi dia tidak membunuh semua Hunter.
Dia hanya menangani inti dari keluarga mereka lalu melewatinya.
Mereka pada akhirnya akan berkumpul di bawah Kaisar Pertama.
Ditambah lagi, Cale juga belum tahu jumlah Hunter Wanderer Fived Colored
Bloods yang berada di bawah Kaisar Pertama.
‘Sulit untuk menghitung jumlah pastinya. Karena kita pun tidak tahu
kalau ada tujuh bawahan seperti itu di bawah Kaisar Kedua.’
Setelah mendengar perkataan Ryeon, kakak dari kakak-beradik Wanderer,
Cale merencanakan segala sesuatunya dengan sangat konservatif.
“Dalam situasi di mana sudah jelas bahwa New World, tempat di mana calon
Dewa Absolut berada, akan menjadi medan perang, kita harus menyembunyikan kartu
kita sebanyak mungkin.”
Dalam arti itu, mulai dari Kekaisaran Timur, Maritim Union, hingga
Kerajaan Lan.
Sebisa mungkin harus disembunyikan jika memang bisa disembunyikan.
“Tentu saja, jangan sampai kita jadi kesulitan karena terlalu
menyembunyikannya. Bergantung pada situasinya, kita harus menunjukkan kekuatan
kita secara perlahan.”
Ini bukan hanya tentang kekuatan lokal New World saja.
“Selama sistem game masih ada, aku juga akan mendapatkan kerja sama dari
para user sebanyak mungkin.”
Melalui metode yang disebut Quest.
“Hmm.”
Kaesilia mengangguk.
Melihat hal itu, Cale menyebutkan rencana ke depan.
“Bagaimanapun juga, Kerajaan Kegelapan. Dengan kata lain, dunia bawah
New World akan menampakkan dirinya pada pertempuran terakhir nanti.”
Quest Kerajaan Kegelapan.
Itu masih berlaku.
‘Quest Pahlawan, Quest Kerajaan Kegelapan.’
Jika kedua hal ini digabungkan.
Cahaya dan Bayangan.
Jika kedua hal ini bisa disatukan.
‘Papan permainannya sudah tergambar.’
Sebuah gambaran yang sangat besar, peta kekuatan di medan perang telah
tergambar.
Jika di sini ditambah lagi dengan kerja sama sistem yang masih bisa
diintervensi sebagai game, serta informasi dari 6th Evils.
‘Tidak buruk.’
Tidak, ini akan menjadi gambaran yang terbaik.
“Kita harus menyisakan elemen yang bisa diikuti oleh para user maupun
penduduk New World.”
Mendengar perkataan Cale, rekan-rekannya termasuk Heavenly Demon mulai
menggambar rencana masing-masing.
Seringai.
Senyum lebar tersungging di sudut bibir Heavenly Demon.
“Gambaran untuk perang melawan Dewa Absolut dan Transenden memang harus
sebesar ini.”
Setelah memastikan senyum puas yang sedikit menghilangkan rasa malasnya
itu, Cale memalingkan pandangannya.
“Dark Bear.”
‘Eh?
Kapan makhluk itu pergi ke pojokan begitu?’
Cale memanggil Dark Bear yang sedang mengepalkan tinju dengan ekspresi
emosional dengan wajah agak jijik.
“Ehem ehem! Ya, aku Dark Bear! Karena Yang Terburuk menginginkannya, aku
akan maju lagi!”
Dark Bear tiba-tiba menggerakkan kaki depannya yang seperti gumpalan
kapas sambil memegang tongkat komando dengan penuh semangat.
“1st Evils!”
Masing-masing dari 8th Evils yang ditempatkan secara acak.
“Tempat ini terletak di pintu masuk 8th Evils, boss-ku!”
Semangatnya meluap-luap.
“Saat user biasa New World datang, tempat pertama yang mereka hadapi
adalah 1st Evils! Tidak mungkin bisa pergi ke wilayah lain tanpa melewati 1st
Evils, boss-ku!”
“......”
Karena Cale menatapnya tajam, Dark Bear segera melanjutkan bicaranya.
“Dan pemimpin 1st Evils itu saat ini diduga adalah seorang mutan atau
orang dari pihak Hunter, boss-ku.........!”
Sebuah lembah luas yang terletak di pintu masuk menuju wilayah di mana 8
Evils berada.
Itulah 1st Evils.
“Konsep 1st Evils sangatlah kuat, boss-ku!”
Cale memutuskan untuk memasuki 1st Evils bersama Dark Bear besok.
Evils macam apa yang ada di 1st Evils?
Tepat saat Cale hendak memasang telinga baik-baik, Dark Bear berkata
dengan lantang.
“Negeri dengan kekuasaan yang korup dan uang!”
‘Hah?’
Tatapan mata Cale menjadi aneh.
“Meskipun ini adalah tempat yang bahkan tidak bisa dibayangkan oleh Yang
Terburuk, yang hanya menghadapi medan perang yang agung dan musuh yang kuat,
tapi 1st Evils adalah negeri di mana orang yang paling korup memegang kekuasaan
dan uang, boss-ku!”
Buk, buk.
Dark Bear menepuk dadanya sendiri dengan kaki depan yang empuk.
“Bagaimana mungkin Dark Bear ini bisa mencuri dan membuat perangkat
registrasi semi-NPC, boss-ku! Itu karena tempat itu adalah sarang pemalsuan,
rekayasa, pencurian, dan segala jenis kejahatan! Tidak, itu sangat mungkin
terjadi di sana, boss-ku!”
Dark Bear menatap Yang Terburuk.
“User yang menginjakkan kaki di 1st Evils akan dikuras habis dalam waktu
satu jam, hukum tidak berfungsi, dan administrasi mana pun tidak akan membantu.
Mereka akan terkejut melihat penampakan negeri itu dan merasa muak dengan
tumpukan niat jahat itu, boss-ku!”
1st Evils adalah awal dari 8th Evils dan di satu sisi merupakan wilayah
Evils yang paling melelahkan dan sulit.
Selain itu, karena bentuknya mirip dengan negara-negara lain di New
World pada umumnya, tempat ini akan terasa familiar sekaligus asing bagi para
user.
Tapi...
‘Bagi Yang Terburuk kita, 1st Evils seperti itu pasti terlihat sangat
konyol!’
Bagi Yang Terburuk yang agung, hal semacam itu bahkan tidak akan
dianggap sebagai neraka.
Kejahatan yang sesungguhnya!
Yang terjahat yang malah melindungi New World!!
Suara Dark Bear yang kejam secara otomatis menjadi penuh tenaga.
“Kejahatan yang sejati. Yang Terburuk yang sedang menggambar rencana
besar, saat kamu pergi ke sana, dadamu pasti akan terasa sesak dan kamu pasti
ingin menyapu bersih semuanya.”
Ya, tentu saja.
Yang Terburuk kita yang keren, betapa menyesakkannya dia melihat sarang
korupsi di 1st Evils itu.
“Heu.”
Saat itulah.
Terdengar suara tawa yang aneh.
Dark Bear mengerjapkan matanya.
“Wih.”
Yang Terburuk, Cale, tertawa dan terkagum.
“1st Evils itu tempat yang seperti itu?”
Tuk. Tuk. Tuk.
Cale mengetukkan jarinya ke sandaran tangan dengan riang.
“Lumayan juga.”
Di tempat seperti itu ada bawahan Kaisar Kedua, si pengkhianat?
Cale bertanya pada Dark Bear.
“Identitas palsu untuk menyusup ke 1st Evils?”
Dia bilang dia sudah menyiapkan itu juga.
“Ada di sini, boss-ku!”
Cale memeriksa identitas palsu khusus 1st Evils yang disiapkan oleh Dark
Bear yang kejam.
〈Bob.〉
Namanya Bob.
Sudah lama sekali.
Dan pekerjaan samarannya adalah...
“Staf administrasi kontrak satu tahun, manajer level 13 di Departemen
Manajemen Keamanan Kota, Kantor Administrasi? Kontrak satu tahun ya?”
Dark Bear yang kejam menyeringai dan berkata dengan bangga.
“Aku menyogok uang untuk membeli satu posisi kontrak dan memasukkanmu ke
Kantor Administrasi Kerajaan! Kuhahaha!”
Lalu dia berkata dengan hati-hati.
“Itu, apakah Yang Terburuk akan baik-baik saja?”
Manajer level 13 adalah posisi yang paling rendah, biasanya diisi oleh
pegawai kontrak sebelum menjadi pegawai tetap level 12.
‘Apakah Tuan Cale, yang merupakan Yang Terburuk, bisa beradaptasi dengan
baik di posisi seperti itu?’
“Aku seharusnya mencari posisi yang lebih baik, tapi itu batas
kemampuanku, dan setelah melihat berbagai kondisi, itu adalah posisi yang
paling mudah dimanfaatkan—”
Dark Bear memperhatikan reaksi Cale dengan tubuh yang sedikit mengkerut.
Lalu dia terdiam.
Senyum.
Cale sedang menunjukkan senyum yang hangat.
“Cukup. Segini sudah cukup.”
Dia sungguh-sungguh.
Raon berkata sambil memakan kukisnya.
“Manusia, kenapa kamu tersenyum jahat begitu? Kamu tersenyum seolah-olah
pasti akan menipu orang!”
Fufufu~.
Cale mengabaikan perkataan Raon dan melebarkan senyumnya lebih dalam.
****
Dan keesokan harinya, Bob, manajer level 13 Departemen Manajemen
Keamanan Kota Kantor Administrasi, tiba di 1st Evils bersama Dark Bear
pagi-pagi sekali untuk berangkat kerja.
“Ehem. Hem. Ini. Ehem, terimalah.”
Awal mulanya adalah...
“Aduh, apa-apaan ini.”
“Ah, ini supaya orang-orang yang bekerja keras demi negara bisa membeli
sup hangat, ini pemberian dariku sebagai warga negara yang baik. Hehe!”
“Aduh, karena kamu menghargai kerja keras kami begini, air mata saya
sampai tidak mau berhenti mengalir.”
Itu adalah percakapan antara prajurit yang menjaga pintu belakang dan
Dark Bear sambil bertukar suap.
-Oh. Manusia. Di sini suasananya agak aneh!
Prajurit yang menerima suap membukakan pintu samping, dan Cale serta
Dark Bear memasuki 1st Evils.
Tentu saja, begitu mereka masuk ke dalam kastil, Dark Bear memberikan
saran dengan hati-hati.
“Mulai dari sini, kamu harus selalu waspada terhadap pencopet. Saat
pertama kali aku ke sini, aku kecopetan 19 kali! Dan jika kamu bertabrakan
dengan seseorang, kamu harus langsung jatuh duluan sambil mengaduh sakit! Jika
tidak, pihak lawan yang akan pingsan duluan dan memintamu membayar ganti rugi!”
1st Evils.
Cale perlahan mulai mengerti tempat macam apa ini.
Sret.
Cale menutupi mulutnya dengan sapu tangan.
Sebagai informasi, hari ini adalah hari di mana dia masih batuk darah.
“Heem. Sepertinya aku tidak perlu khawatir soal ganti rugi.”
Dark Bear melihat pemandangan itu dengan puas.
-Manusia. Sesuatu benar-benar aneh!
Cale mengabaikan perkataan Raon dan berjalan sambil tetap tersenyum.
Di kejauhan, Kantor Administrasi tempat Cale akan bekerja mulai
menampakkan atapnya di bawah langit subuh yang berwarna biru tua.
.

Komentar
Posting Komentar