Trash of the Count Family Book II 535 : Karyawan Baru yang Misterius


Namun, berbeda dengan Divisi 2, Divisi 1 tidak membiarkan karyawan baru seperti Cale untuk maju.

“Cari tahu penyebabnya!”

Pola kejadian yang sama seperti kemarin mulai terulang.

Biii— Biii—

Sistem menjerit keras hingga suaranya menggema di seluruh lantai 17.

Bunyi peringatan ini pasti akan menyebar ke lantai lainnya.

“Kumpulkan datanya dulu!”

“Mulai pelacakan pola!”

“Haruskah kita hubungkan AI asisten ke server?”

Karyawan di Transparent Co., Ltd, terutama mereka yang berada di divisi operasional yang selalu berhadapan dengan sistem, pada dasarnya adalah orang-orang dengan kemampuan yang sangat luar biasa.

Kesalahan yang sama seperti tadi malam terjadi lagi.

- Manusia. Ini berbeda dari kemarin! Suara peringatan tidak terdengar di lantai lain! Tim keamanan juga tidak datang!

Belum lewat sehari, tapi sepertinya mereka sudah menemukan cara penanganan tersendiri.

“......”

Cale hanya berdiri terpaku melihat tidak ada seorang pun yang memberinya celah meskipun ia sudah bersiap untuk maju.

Tentu saja, beberapa orang seperti Asisten Manajer Im Jeong Gyu, Asisten Manajer Baek Min Ah, dan Manajer Cha Geon Gi terus mengawasi Cale.

“Ternyata kalian sudah punya persiapan untuk menghadapinya.”

Asisten Manajer Baek yang berada di dekatnya mendengus dan menjawab.

“Tentu saja. Seberapa kompeten menurutmu Divisi Operasional 1 kami?”

“Begitu ya. Kalau begitu sepertinya gedung pusat akan tetap tenang.”

Namun, Cale sebenarnya tidak sedang berbicara kepada Asisten Manajer Baek.

‘Hei, Sistem.

Cuma segini kemampuanmu?

Bukankah kau bisa memegang kendali atas seluruh gedung ini?’

Ekspresi karyawan baru Kim Hae-il mengeras.

Ia berbicara dengan wajah penuh kekhawatiran.

“Sepertinya ini tidak akan berhenti sampai di level ini saja.”

Tepat saat ia mengatakan itu.

“Ah, tidak mungkin. Sistem baru pertama kali mengalami error sebesar kemarin—”

Baru saja Asisten Manajer Baek membantah seolah hal itu mustahil.

“Gawat! Polanya berantakan! Tidak bisa diprediksi!”

“Kami mencoba mengumpulkan data, tapi error terus muncul!”

“AI asisten terpental keluar! Tidak bisa ditanamkan!”

Tiba-tiba sistem mulai mengamuk lebih hebat lagi.

‘Ya, Sistem, kau bisa melakukannya! Kenapa kau cuma setengah-setengah!’

Cale menyemangati sistem di dalam hatinya.

Seolah mendengar isi hati itu, sistem mengamuk tanpa batas.

Wiiiiiii— Wiiiii—

“Sepertinya program keamanan gedung telah diserang!”

“Gila, ini kan peringatan evakuasi kebakaran!”

“Sistem lepas kendali! Ia mencoba mengambil alih sistem pusat gedung!”

Seluruh gedung tertutup oleh berbagai macam suara gaduh seperti tadi malam.

Kekacauan yang terjadi membuat karyawan biasa mustahil untuk tidak menyadarinya.

Namun, itu bukanlah akhir.

Sistem ini adalah sistem yang jika sudah bertekad, maka ia akan melakukannya.

“Manajer!”

Suara salah satu staf yang berteriak panik membelah kebisingan alarm.

“Layar Quest dilaporkan mengalami retakan!”

“!”

Ekspresi Manajer Cha mengeras.

Berbeda dengan tadi malam, kali ini kesalahan sistem bahkan berdampak hingga ke dalam dunia New World.

=======================

-Kenapa nih? Layar quest-ku retak-retak. Cuma aku aja yang begini?

-[Link]

-Aku juga. Ini error ya?

-Apa ini petunjuk buat event mendatang?

-Tapi kalau buat event, apa nggak terlalu berantakan retaknya?

=======================

Wajah Manajer Cha berkerut setelah dengan terburu-buru memeriksa papan pengumuman.

‘Tidak boleh!’

Jangan sampai ada cacat besar terjadi di Divisi 1 yang aku pimpin.

Manajer Cha diliputi kegelisahan.

Pandangannya bertemu dengan satu orang.

Meskipun berdiri dengan postur yang agak ragu dan membungkuk, mata cokelat gelap itu menatapnya dengan tajam dan pasti.

“...Peneliti Kim.”

Kim Hae-il.

Begitu melihat mata yang penuh keyakinan itu, Manajer Cha terpaksa membuka mulutnya.

Wuuuung—

[Direktur Pelaksana Han Seo Hyung]

Nama Direktur Han muncul di layar ponselnya.

“Bisa kau lakukan?”

“Ya.”

Menjawab dengan penuh tekad, Peneliti Kim Hae-il perlahan berjalan menuju inti sistem yang terletak di tengah lantai 17—sebuah bola logam hitam.

Langkahnya tidak terburu-buru, namun tidak juga lambat.

Sebaliknya, itu adalah langkah yang terasa kokoh dan penuh kepastian.

Biiii— Biiii—

Cale, yang berjalan menuju sistem yang sedang menjerit itu, tiba di depan bola logam tersebut.

‘Lebih baik ikuti prosedur formal sebagai formalitas untuk berjaga-jaga.’

Sesuai saran yang diberikan Manajer Jung kemarin.

‘Cukup ikuti format di awal, sisanya terserah kamu.’

Ia tiba di depan sebuah benda persegi panjang yang ada di depan bola logam.

Pilar persegi panjang setinggi pinggang Cale itu memiliki layar di bagian atasnya.

Itulah satu-satunya perangkat yang terhubung dengan sistem, yang memungkinkan seseorang untuk menyetel dan mengintervensi sistem.

<Apakah kamu ingin melakukan verifikasi pengguna?>

Tentu saja, hanya mereka yang diizinkan yang bisa melakukannya.

Cale tentu saja sudah mendaftarkan dirinya kemarin.

Ia menempelkan tangannya.

<Verifikasi pengguna berhasil.>

<Kim Hae-il>

Cale mengubah layar ke versi pengenalan suara.

“Sistem.”

Biiii— Biiii—

Kata-kata tegas diucapkan sambil tetap berpura-pura membungkuk kecil.

“Jika kau tidak ingin mengalami hal yang sama seperti kemarin, tenanglah.”

Mendengar itu, ekspresi orang-orang seketika menjadi aneh.

“Ha! Omong kosong apa itu!”

Asisten Manajer Baek merasa tidak percaya.

Ia pikir Kim Hae-il akan melakukan sesuatu yang hebat, tapi ternyata ia hanya melakukan verifikasi pengguna lalu memberikan perintah lewat kata-kata?

‘Jika itu bisa menghentikan sistem, sudah dari tadi sistem itu berhenti!

Apa dia gila?

Kim Hae-il, apa bocah ini sudah tidak waras?’

Saat wajah Asisten Manajer Baek berkerut dan sifat aslinya yang kasar hampir meledak di depan karyawan baru itu...

“......!”

“!”

Semua orang terkejut.

Pip—.

Suara itu berhenti.

“......Tunggu, beneran berhenti?”

Bukan.

Ini.

“Apa ini masuk akal?”

Asisten Manajer Baek merasa lebih tercengang dari sebelumnya.

Namun, sistem itu benar-benar menjadi tenang.

“Kalian semua pasti tahu,”

kata peneliti baru Kim Hae-il dengan tenang.

“Bahwa sistem mendengar dan menyadari segalanya.”

Itu adalah fakta yang sudah umum diketahui.

“Dan seiring berjalannya waktu, kemampuan sistem menjadi semakin canggih, dan karena itu ia menjadi semakin mirip dengan manusia.”

Ini juga bagian yang diakui secara luas.

“Menurut penilaian pribadi aku, amukan sistem saat ini bukanlah error di dalam game, melainkan error yang sengaja dibuat oleh sistem itu sendiri.”

Error yang dibuat oleh sistem.

Mendengar itu, beberapa orang bergumam pelan.

“Kami juga menduga begitu.”

“Kami tidak bisa menemukan error dari tindakan apa pun yang kami lakukan. Jadi jawabannya ada di dalam sistem.”

Para staf tidak mengungkapkan isi hati mereka, mereka hanya mengangguk.

“Oleh karena itu, mengapa sistem menciptakan error seperti ini adalah bagian yang perlu diperiksa lebih teliti dan disesuaikan. Terutama, kita membutuhkan sarana untuk bisa mengendalikan sistem.”

Pengendalian sistem.

Tampaknya semua orang setuju dengan kata-kata itu.

Tentu saja, Cale menangkap bahwa ekspresi beberapa staf sedikit berbeda.

‘Ternyata ada faksi yang menghormati otonomi sistem.’

Hanya karena mereka berada di Divisi 1 dan mendukung keluarga Han, bukan berarti semuanya adalah orang kepercayaan Manajer Cha Geon Gi.

‘Pasti ada orang yang bekerja demi keluarga Han dan ada yang tidak.’

Cale harus mengidentifikasi hal itu. Ia melanjutkan bicaranya sambil menyembunyikan niat aslinya.

“Dan cara untuk mengendalikannya adalah—”

Cale berhenti sejenak. Lalu ia melanjutkan.

“Sistem akan memberikan respon jika ia merasa terancam.”

Ini adalah bagian yang paling mendasar.

“Dan hari ini pun, ia merespons kata-kata aku.”

“Hmm...”

seseorang bergumam.

“Peneliti Kim Hae-il,”

Saat itu Manajer Cha membuka suara.

“Jadi, apakah kau memberikan ancaman pada sistem tadi malam?”

“Aku memberitahunya bahwa aku bisa mengendalikannya.”

Mata Manajer Cha Geon Gi berkilat.

‘Error yang dibuat sistem.

Sistem merespons ancaman.’

Manajer Cha merasakan sesuatu dari apa yang baru saja dikatakan Kim Hae-il.

‘Sistem membuat error ini sekarang untuk merespons ancaman. Karena sistem tidak bisa bicara. Ia pasti merasa bahwa keluarga Han sedang mencoba mengontrol atau melenyapkannya sekarang. Dan ia pasti tahu apa yang terjadi di New World.’

Sistem ingin melindungi New World.

Ia ada demi New World.

Itulah sebabnya ia menciptakan error semacam ini.

‘Kebanyakan orang belum tahu sampai sejauh ini...’

Mereka hanya merasa sistem yang terlalu canggih mengalami error dan harus dikendalikan.

‘Mendapatkan sarana untuk mengendalikan sistem sepenuhnya dalam situasi seperti ini?’

Manajer Cha bertanya sambil tersenyum.

“Jadi, apa yang kau katakan pada sistem kemarin adalah struktur dasar untuk pengendalian itu?”

“Ya.”

“Dan sistem mendengar struktur itu, menilainya memiliki kemungkinan realisasi yang tinggi, lalu menghentikan error... maksudku, amukannya?”

“Ya. Tampaknya ia merasa terancam terhadap tindakan otonomnya.”

Manajer Cha menggunakan kata “amukan” alih-alih “error”.

“Kalau begitu, Peneliti Kim Hae-il pasti sedang dalam proses membangun struktur itu sekarang.”

“Ya.”

Ia sedang membangun struktur untuk mengendalikan sistem yang sudah secanggih manusia dan menyerupai sebuah dunia seperti New World.

Dan ia melakukannya sendirian.

“Wah.”

Manajer Cha terkagum-kagum.

Bahasa kasarnya yang tadi sempat keluar karena panik kembali berubah menjadi bahasa formal yang sopan.

“Ini, bahkan jika kami ingin membantu, kami tidak akan bisa. Kecuali jika kami mengetahui struktur keseluruhannya.”

“Ya.”

Ada alasan mengapa ia menolak tawaran Asisten Manajer Baek.

Bantuan itu memang tidak diperlukan.

“Tapi Peneliti Kim.”

“Ya, Manajer.”

“Meskipun kam menyusun struktur keseluruhannya, kamu akan membutuhkan bantuan orang lain untuk pengumpulan data, simulasi, perbaikan pola, dan lain-lain. Kamu tahu itu, kan?”

“Ya. Ya!”

Peneliti Kim Hae-il mengangguk dengan postur yang kuyu.

Tidak terasa adanya keras kepala untuk melakukan semuanya sendirian darinya.

“Saat itu terjadi, apakah kam akan bekerja sama dengan staf lain di sini?”

“Ya. Jika... jika berkenan membantu, aku ingin bekerja bersama!”

“Bagus.”

Manajer Cha mengangguk dan bertepuk tangan pelan.

Plak!

Para staf yang tadinya menatap Kim Hae-il dengan melamun segera tersadar.

Manajer Cha memerintahkan mereka untuk membereskan sisa error dan kembali ke pekerjaan semula.

“Asisten Manajer Baek. Berikan ruang agar Peneliti Kim bisa fokus. Sepertinya kita bisa memberikan ruang rapat di kantor kita di lantai bawah.”

“Baik. Dimengerti!”

Lantai bawah.

Divisi 1 dan Divisi 2 berbagi satu lantai yang sama.

CCTV di lantai tempat Divisi 2 berada ada di tangan Divisi 2.

‘Aku harus membereskan CCTV di ruang rapat.’

Cale menyusun rencana di kepalanya dan mengikuti Asisten Manajer Baek yang mendekat.

“Ikut aku.”

Dengan wajah yang tampak agak tidak senang, Asisten Manajer Baek membawa Cale ke lantai bawah.

Staf yang tersisa kembali fokus bekerja, namun sesekali mereka melirik ke arah Cale.

...Luar biasa.

‘Dia bisa membuat sistem kendali yang cukup untuk membuat sistem merasa terancam hanya dengan kata-kata?’

Seorang jenius yang luar biasa telah masuk ke Transparent Co., Ltd.

Sosoknya yang pemalu kini terlihat berbeda di mata mereka.

‘Dia membuat sesuatu yang membuat sistem merasa terancam hanya dengan mendengar struktur yang belum dipastikan?’

‘Orang yang mengerikan.’

‘Luar biasa sekali. Ini akan mengubah banyak hal ke depannya.’

Mereka berpikir bahwa yang masuk bukanlah sekadar orang berbakat, melainkan manusia yang menakutkan.

‘Dia gila! Benar-benar orang gila!’

Asisten Manajer Baek yang memandu Cale merasa yakin bahwa seorang “orang gila” telah muncul.

‘Ah. Bagaimana ini? Harus mendekatinya? Atau pura-pura tidak tahu?’

Saat Asisten Manajer Baek Min Ah sedang bimbang di dalam lift yang hanya berisi mereka berdua.

“Asisten Manajer Baek.”

“Ya?”

Saat ia hendak menoleh mendengar panggilan Kim Hae-il, Baek Min Ah tersentak mendengar kata-kata selanjutnya.

“Aku ingin naik ke tempat yang sangat tinggi.”

“......!”

“Direktur Pelaksana Han paling menyayangi Manajer Cha, kan?”

“!”

Cale tidak punya alasan untuk hanya mengincar Manajer Cha.

Ia harus mengguncang kaki dan tangan Manajer Cha terlebih dahulu.

“Tidakkah menurutmu itu akan berubah sekarang?”

“Kau—”

Asisten Manajer Baek Min Ah bisa melihat Peneliti Kim Hae-il yang sedang menatapnya sambil tersenyum, sangat berbeda dengan bahunya yang tampak kuyu.

‘Orang ini—’

Ekspresi yang sangat berbeda dari apa yang ia lihat selama ini.

Jika itu adalah wajah aslinya—

‘Ini bukan main-main!’

Benar-benar orang yang menakutkan telah masuk.

“Orang yang paling disayangi Direktur Pelaksana Han akan segera menjadi aku.”

“!”

Kepada Asisten Manajer Baek Min Ah yang tidak mampu menyambung kata, ia berbisik.

“Dan saya ingin ada seseorang yang bisa menghubungkan saya dengan Direktur Pelaksana Han.”

Baek Min Ah langsung mengerti maksud kata-kata itu.

‘Aku akan menggantikan Manajer Cha sebagai prioritas nomor satu Direktur Han. Dan aku tidak berniat untuk langsung naik ke atas.’

Seorang karyawan baru yang langsung menjadi manajer atau eksekutif tidak akan terlihat baik.

‘Jadi aku butuh seseorang di antara aku dan Direktur Pelaksana Han, seseorang yang bisa menghubungkan kami dengan baik.’

Dan Kim Hae-il memilih Baek Min Ah sebagai targetnya sekarang.

Smile.

Karyawan baru yang pemalu itu tersenyum santai.

“Asisten Manajer Baek, bukankah kamu harus memegang tali yang lebih kuat agar bisa naik ke atas?”

“......”

“Aku~”

Ting.

Pintu lift terbuka.

Tidak ada orang di depan.

Sebelum keluar, Kim Hae-il mendekati Baek Min Ah dan berbisik lebih dekat.

“Saya ingin menyingkirkan Manajer Cha. Manajer Divisi 1 adalah saya, dan penanggung jawab terintegrasi departemen operasional adalah Baek Min Ah. Bagaimana?”

Cale yang menahan tombol pintu agar tetap terbuka lalu melangkah keluar berkata.

“Aku sudah memberikan masa depan yang pasti. Apakah pihak sana (Manajer Cha) pernah memberikannya?”

Asisten Manajer Baek Min Ah tidak bisa berkata apa-apa.

Karena ia tiba-tiba sadar bahwa Manajer Cha tidak pernah memberikan gambaran masa depan apa pun kepadanya.

Manajer Cha hanya melemparkan imbalan satu per satu kepada dirinya yang selalu cemas ingin naik jabatan.

“Bisa tolong pandu aku?”

“......”

Peneliti Kim Hae-il bertanya dengan wajah kuyu kembali.

“...Ya. Aku akan pandu.”

Asisten Manajer Baek menelan ludah dan memandu Cale ke ruang rapat.

Ia tidak menyatakan setuju maupun tidak.

Namun, itu berarti hatinya sudah mulai goyah.

“Aku akan tunggu jawabannya sampai besok.”

Kata-kata yang dilemparkan Kim Hae-il kepada Baek Min Ah yang baru saja memandunya ke ruang rapat tertancap di hatinya.

Apakah itu akan menjadi belati atau buah yang manis, ia sendiri belum tahu.

“.......”

Cale menatap Asisten Manajer Baek yang pergi dengan wajah kompleks.

Malam itu, ia ditinggal sendirian.

- Manusia, di sini juga ada CCTV! Tapi cuma satu! Tidak ada alat penyadap!

Cale duduk di posisi yang tidak tertangkap layar CCTV dan membuka ponselnya.

Tentu saja ia juga membuka laptop sebagai formalitas.

“Sepertinya dia pasti tahu sesuatu.”

Asisten Manajer Baek pasti ikut serta dalam pekerjaan kotor yang dilakukan Manajer Cha.

Dia akan menjadi kunci yang baik untuk menemukan berbagai bukti tentang Manajer Cha.

Cale tersenyum puas.

[ Cale. ]

Si Pelit Fire of Destruction memanggilnya, tapi Cale pura-pura tidak dengar.

Sebaliknya, ia menghubungi seseorang melalui aplikasi pesan di ponsel.

<Kim Hae-il: Tok tok tok. Kepala Sekretaris, apa kabar?>

[ Cale, aku mau emas! Uang! ]

Si Pelit bertingkah seolah ingin menjerit, tapi Cale tetap melakukan pekerjaannya.

<Kang Geun Mok: Halo, Tuan Cale.>

Kepala Sekretaris Kang Geun Mok.

Orang yang mengkhianati Ketua Kehormatan Han Taek Soo dan saat ini dilindungi oleh pihak Cale.

Dia tahu sebagian besar rahasia terdalam Han Taek Soo.

Oleh karena itu.

<Kim Hae-il: Apakah keluarga Transparent Blood punya brankas rahasia? Atau mungkin dana gelap?>

<Kang Geun Mok: Mengapa kamu menanyakan hal itu?>

[ Ooooh! Akhirnya! ]

Suara penuh kegembiraan dari Si Pelit tetap diabaikan.

<Kim Hae-il: Mau aku makan.>

Tepatnya, Si Pelit Fire of Destruction yang akan memakannya.

<Kim Hae-il: Ah, aku katakan ini agar tidak terjadi salah paham, aku tidak berniat melarikan uang itu ke tempat lain. Aku akan menggunakannya sebagai alat untuk menjadi kuat.>

<Kim Hae-il: Aku benar-benar akan menyerap semuanya. Aku benar-benar memakannya. Aku butuh itu untuk mengubah semuanya menjadi lautan api.>

Lama kemudian, Kang Geun Mok menjawab.

<Kang Geun Mok: Apa?>

Hmm.

Cale sudah bicara jujur, tapi melihat Kang Geun Mok yang tidak mengerti, ia hanya mengulangi tujuannya sekali lagi.

<Kim Hae-il: Intinya, Han Taek Soo punya uang simpanan, kan?>

<Kang Geun Mok: Ya.>

Selesai.

Cale tersenyum puas.

[ Khahahaha! Akhirnya aku bisa jadi kuat! Emasku! Uangku! Lee Hwang atau apa pun itu, akan aku bakar semuanya jadi lautan api! Khahahahaha! ]

Si Pelit juga merasa puas.

Namun, Cale tidak berhenti di sini.

Setelah pulang kerja, Cale masuk ke New World.

“Dark Bear.”

“Ya!”

“Eden Miru.”

“?”

Cale mendudukkan Dark Bear yang mengelola 7th Evils dan Eden Miru, sang Half Blood Dragon pemilik 7th Evils, lalu berbicara dengan serius.

“Apa ada tambang emas yang tidak punya pemilik?”

“?”

“Carikan aku beberapa tambang emas.”

“!”

“Ah, permata dan uang juga boleh. Soalnya aku harus makan.”

Selain itu, Cale juga memberitahu rekan-rekannya yang lain.

“Sepertinya aku harus pergi ke beberapa tempat selama sekitar satu hari.”

Ia meminta bantuan kepada Dewa Kematian.

“Biarkan aku pergi ke beberapa dimensi.”

“Kenapa?”

“Aku mau menghancurkan beberapa tambangku. Tidak, aku mau memakannya.”

“Hah?”

Si Pelit baru menyadari bahwa ia telah salah paham tentang Cale.

[ .............!!! ]

Saat Si Pelit tidak bisa berkata-kata karena getaran yang luar biasa, barulah Cale tersenyum.

“Setidaknya aku harus melakukan sejauh ini.”

Jika sudah memutuskan untuk menghabiskan uang, maka harus dilakukan dengan benar.

Setelah berhadapan dengan Kaisar Dua, Cale bertekad untuk melakukannya dengan serius.

[ Kau... kau benar-benar malaikat uang! Tidak, kau dewa uang! Tidak, kau adalah uang itu sendiri! ]

Cale sama sekali tidak mendengarkan omong kosong yang diucapkan Si Pelit.

Dan sementara Cale bergerak sibuk seperti itu.

Berkat kejadian di Transparent Co., Ltd pada siang hari, rumor tentang peneliti baru yang aneh, Kim Hae-il, mulai menyebar di dalam perusahaan.

.

Dukung translator disini : 
Donasi disini : Support

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Episode Trash of the Count Family

Daftar Novel Terjemahan

Daftar Novel Children of the Holy Emperor