Trash of the Count Family Book II 526 : Tahap Berikutnya


Game realitas virtual RMPAG (Raising My Own Very Precious Omnipotent/Absolute God),

dunia di dalamnya yang disebut New World,

dan dunia di luar sana—realitas sejati, Bumi 3.

Di papan komunitas New World terbesar yang digunakan oleh banyak pengguna dari Bumi 3, sebuah tulisan dengan judul tertentu muncul.

Kita perlu secara serius memikirkan keterkaitan antara New World dan Bumi.

Hmm.”

Tulisan dengan jumlah rekomendasi terbanyak.

Kolom komentarnya terus diperbarui secara real time hingga jumlahnya melampaui puluhan ribu.

Cale menekan judul tulisan itu.

==========

Penulis menyatakan:

Beberapa hari lalu, terjadi peristiwa yang kini dikenal sebagai ‘Laut Keputusasaan’ di New World. Kejadian itu saat ini mulai memengaruhi dunia nyata. Atau mungkin, justru sebaliknya.

Mari kita ringkas terlebih dahulu situasi di dunia nyata.

Presiden Ahn Roh Man (pemerintah saat ini) VS Han Taek Soo (Ketua Kehormatan korporasi transendental Transparent)

Dimulai dari ledakan museum milik Transparent Co., Ltd, kedua kubu kini berhadapan secara tajam, mempertaruhkan karier politik dan kehormatan masing-masing. Klaim kedua belah pihak saling bertentangan dengan keras. Dari situ, mari kita tarik beberapa poin utama.

==========

Manusia! Aku juga mau lihat bareng!”

Kemarilah.”

Sambil mengunyah pai apel yang diberikan Raon, Cale membaca bersama para rata-rata 10 tahun yang berkumpul rapat.

Raon melirik Cale.

Munch, Munch.

Pai apel itu dimakan dengan sangat rapi dan lahap.

Peak.

Raon, On, dan Hong saling bertatapan.

Manusia kita ini sudah tiga hari isinya makan terus!

Perkataan Raon memang benar.

Sudah tiga hari Cale makan dengan sangat baik.

Kulitnya jadi halus banget!

Mukanya juga kayak agak membulat!

Bagus!

Saat Cale masih harus duduk di kursi roda di Dunia Iblis—

Waktu itu kelihatan kurus lemah sekali, sekarang cuma kelihatan agak lemah saja!

Nod. Nod.

On dan Hong mengangguk setuju dengan ekspresi puas atas ucapan Raon di dalam kepala mereka.

Hehe.”

Ron tertawa kecil sambil menyerahkan latte yang penuh cokelat.

Cale meminumnya seolah itu sudah sewajarnya.

[ Manis! Kalori! Lebih banyak kalori! ]

Fire of Destruction Si Kikir terus menuntut asupan tinggi kalori.

Namun, perilaku itu pun—

[ Sekarang kelihatannya sudah jauh lebih mendingan. ]

Di hari ketiga ini, intensitasnya jelas berkurang.

Baik Cale maupun Si Kikir perlahan mulai merasa kenyang.

[ Aku tidak begitu. ]

Ucapan lirih Dewi Rakus tidak digubris oleh Cale maupun Si Kikir.

Sebaliknya, Cale kembali memusatkan perhatian pada tulisan di papan komunitas.

Konfrontasi antara Presiden Ahn Roh Man dan Ketua Kehormatan Han Taek Soo.

==========

Isu 1. Eksperimen manusia

Pihak Presiden Ahn Roh Man, dengan mengedepankan museum dan Kepala Sekretaris Kang Geun Mok—orang kepercayaan terdekat Han Taek Soo—membongkar fakta tentang eksperimen manusia yang selama ini dilakukan oleh Transparent Co., Ltd.

Transparent Co., Ltd membantah semuanya, menyebutnya sebagai fitnah dan rekayasa. Mereka justru mengklaim bahwa kasus pembunuhan di sekolah terbengkalai yang dilakukan oleh Mary, penasihat dekat Presiden Ahn Roh Man, telah diputarbalikkan agar menjadi kesalahan pihak Transparent. Selain itu, mereka melaporkan Kang Geun Mok ke kejaksaan atas tuduhan penggelapan dan berbagai tindakan ilegal.

==========

Cale teringat saat ia berpura-pura menjadi “ARM” dan menghancurkan museum bersama Rosalyn.

Senyum menyeringai.

Ujung bibir Cale terangkat.

==========

Isu 2. Sekte sesat ‘Dewa Kekacauan’

Pihak Ahn Roh Man mengklaim bahwa Transparent Co., Ltd bekerja sama dengan Sekte sesat Dewa Kekacauan serta faksi mereka, ‘Kegelapan’, untuk melakukan eksperimen manusia, dan bahwa game RMPAG yang dikembangkan Transparent Co., Ltd menjadi fondasi utama dari semua itu.

Sebaliknya, Transparent Co., Ltd menegaskan bahwa justru Presiden Ahn Roh Manlah yang bekerja sama dengan Sekte Dewa Kekacauan, serta menyatakan bahwa pihak Transparent tidak mengetahui apa pun tentang sekte tersebut.

==========

Sebuah pertentangan raksasa—atau skandal—yang tidak lagi mengguncang satu negara, melainkan seluruh Bumi.

==========

Bagus.

Jika kita ringkas secara sederhana isu-isu di dunia nyata ini, maka—

Transparent Co., Ltd:

Itu semua bohong! Kami tidak tahu apa-apa! Ini adalah konspirasi politik yang dilakukan Ahn Roh Man dengan menargetkan pemilihan ulang dan Transparent Co., Ltd!”

Ahn Roh Man:

Jangan pura-pura tidak tahu! Aku tidak bisa membiarkan tindakan memanfaatkan rakyat seperti ini! Aku pasti akan menghancurkan kalian!”

Inilah situasinya.

Saat ini, kedua kekuatan tersebut saling melaporkan satu sama lain ke kejaksaan, dan tengah bertarung sengit di ranah politik serta dunia usaha.

Namun, ada satu klaim tambahan yang belakangan ini terus diangkat oleh Ahn Roh Man.

Ahn Roh Man:

Sudah jelas bahwa Transparent Co., Ltd, bersama Ketua Kehormatan Han Taek Soo, pasti bekerja sama dengan sekte sesat demi mencapai tujuan yang mengerikan!”

==========

Konflik antara Ahn Roh Man dan Transparent Co., Ltd

Saat ini, konflik tersebut telah mencapai titik ekstrem.

Meski belum ada kekerasan nyata atau konfrontasi langsung,

di balik layar mereka bertempur sengit melalui dunia politik, ekonomi, dan peradilan.

==========

Sekarang, dengarkan baik-baik.

Pernyataan Presiden Ahn Roh Man itu menarik perhatian penulis.

Sekte Dewa Kekacauan.

Nama itu cukup dikenal di dunia RMPAG.

Yaitu, insiden “Tanah Suci Primodial Night” dan “Insiden Maritim Union Laut Keputusasaan.”

Dalam kedua kasus tersebut, para NPC menunjuk “Dewa Kekacauan” sebagai dalang di baliknya.

Selain itu, pada peristiwa Primodial Night, para pengguna bahkan menerima misi untuk melindungi dari mereka.

==========

Seperti yang diduga.

Senyum di bibir Cale semakin menguat.

Cale yang sedang menyantap pai apel dan cokelat latte, perlahan mengangkat kepalanya.

Teh lemon.”

Baik, Tuan Muda. Hehehe.”

Jika terus memakan yang manis-manis, lama-lama terasa enek.

Tanpa melihat senyum puas dan penuh kebapakan dari Ron, Cale kembali memusatkan perhatiannya pada tulisan itu.

==========

Namun begini.

Sejak insiden “Primodial Night”, sistem tidak lagi menurunkan misi yang berkaitan dengan hal tersebut.

Kasus itu pun berlalu begitu saja tanpa kejelasan.

Sekte Dewa Kekacauan kembali tenggelam di bawah permukaan.

Namun begini.

Insiden “Laut Keputusasaan” yang terjadi beberapa hari lalu.

Sekte Dewa Kekacauan kembali ditunjuk sebagai dalang di baliknya.

Namun begini.

Ada hal yang jauh lebih patut diperhatikan.

Yaitu “kesalahan sistem” yang terjadi sehari sebelumnya.

Seperti yang kita ketahui, sistem milik Transparent Co., Ltd itu adalah apa?

Bukankah itu sistem layaknya Dewa yang mengatur seluruh dunia New World yang masif?

Sistem itu mengalami kesalahan.

Penyebabnya tidak ditemukan.

Namun, para pengguna merasakan sensasi menyeramkan dan ketakutan yang sama pada saat kesalahan itu terjadi.

Dan keesokan harinya, “Laut Keputusasaan” tercipta.

Dalangnya adalah Sekte Dewa Kekacauan.

Namun sekali lagi, terkait insiden ini, Transparent Co., Ltd tidak memberikan pernyataan apa pun, dan sistem pun tetap diam.

Meski begitu, keberadaan pihak-pihak yang menentang insiden ciptaan Sekte Dewa Kekacauan terus terlihat dalam berbagai rekaman video.

Jelas ada sesuatu yang sedang terjadi.

Kalau begitu, apa yang sebenarnya sedang terjadi?

Apakah sistem diam karena tidak ada masalah besar?

Atau justru sistem tidak punya pilihan selain diam?

Di sinilah letak poin yang harus kita perhatikan.

==========

Whoa.”

Cale bahkan tidak sampai sejauh ini dalam pemikirannya.

==========

Apa nama game ini?

==========

Pertanyaan yang dilemparkan oleh penulis.

==========

Nama game ini adalah

Raising My Own Very Precious Omnipotent/Absolute God.”

==========

Whoa.”

Cale benar-benar merasa kagum.

==========

Kalau begitu, apakah Dewa Absolut itu?

Siapakah dia?

Makhluk seperti apa dia?

Seperti yang kalian ketahui, selama menjalani game ini, kita tidak pernah menemukan kaitan antara isi permainan dan judulnya.

Tetapi akhir-akhir ini, Sekte Dewa Kekacauan mulai menampakkan diri baik di Bumi maupun di dalam game…

Penulis barusan membayangkan sesuatu yang mengerikan.

Dewa Kekacauan.

Dewa Absolut.

Bagaimana jika game ini, pada kenyataannya, benar-benar diciptakan oleh manusia yang memuja satu Dewa secara membabi buta, dan dibuat semata-mata demi Dewa tersebut?

Bagaimana jika demi Dewa itu, mereka membunuh manusia di dunia nyata, dan terus melakukan perbuatan mengerikan juga di dalam game?

Bagaimana jika sistem sebenarnya ingin melindungi New World,

tetapi karena ia adalah keberadaan yang terikat dan tunduk, maka ia tidak bisa menunjukkan apa pun?

Namun meski begitu, bagaimana jika ia tetap mengirimkan sinyal kepada kita?

Apakah kalian juga membayangkan hal yang sama?

Mulai hari ini, penulis berniat mencari potongan-potongan kebenaran yang tersembunyi di dunia nyata dan di New World.

Dunia nyata pun,

New World pun,

kini bagi diriku, keduanya adalah realitas yang sama.

Bagi penulis, kedua dunia itu sama-sama adalah duniaku.

Karena itu, aku ingin menemukan sinyal yang dikirim oleh kedua dunia tersebut, dan menghubungkan keduanya.

==========

Clap. Clap. Clap.

Cale bertepuk tangan.

==========

-Merinding.

-Raising My Own Very Precious Omnipotent/Absolute God … tiba-tiba judulnya terasa menohok.

-Dan kebetulan dunia dalam game ini adalah New World, dunia baru.

-Gila. Ini benar-benar… jangan-jangan?

-…Aku percaya Ahn Roh Man. Dia pahlawan sejati.

-Hei, diam kalian, bajingan! Jangan sampai Transparent Co., Ltd menutup New World! Aku tidak bisa hidup tanpa New World!

-Dasar bodoh! Justru itu maksudnya! New World sekarang bisa jadi bakal hancur gara-gara sekte sesat!

-Apa katamu, brengsek? Tanpa Transparent Co., Ltd, New World juga tidak ada! Itu yang lebih dulu! Kau tahu tidak betapa cemasnya aku kalau gara-gara Ahn Roh Man game ini ditutup?!

-Merinding. Merinding. Serius merinding.

-Astaga.

-Teori konspirasi tidak penting.

==========

Kekaguman, pertengkaran, kecaman, dan kecurigaan.

Layar dipenuhi berbagai macam komentar,

dan pandangan Cale bergerak ke bagian atas.

Julukan penulis artikel itu.

<Pengikut Legenda>

Cale mengangkat kepalanya dan berbicara kepada seseorang yang duduk di sofa.

Clopeh Sekka. Kerja bagus.”

Terima kasih, Tuan Cale. Hehe.”

Clopeh tersenyum kecil sambil tertawa pelan.

==========

-Tapi ini nickname baru, belum pernah lihat.

-Ya jelas penyusup, wkwk.

-Emangnya Transparent Co., Ltd bakal tinggal diam melihat tulisan begini? Pasti pakai akun baru.

-Benar. Sebentar lagi juga bakal dilaporkan dan diturunkan.

==========

Saat ini, Transparent Co., Ltd menghapus semua tulisan yang sedikit saja mengangkat kecurigaan.

Ini bukan masalah besar.”

Tidak. Ini sangat bagus.”

Menggunakan Sekte Dewa Kekacauan untuk menanamkan konsep ‘Dewa Absolut’ ke dalam benak orang-orang.

Itu benar-benar keputusan yang tepat.

Tentu saja, Dewa Absolut itu adalah keberadaan yang berbeda, tapi…”

Sekarang, setidaknya orang-orang akan mulai memikirkan alasan sebenarnya mengapa ‘Dewa Absolut’ menjadi judul game ini.

Hanya dengan itu saja, sudah merupakan langkah penting untuk ke depannya.

Memang, kau tahu apa yang harus dilakukan.”

Cale berbicara dengan nada datar, lalu memakan sepotong pai apel lagi.

Munch. Munch.

Cale yang fokus pada pai apel dan teh lemon tidak menyadarinya, tetapi—

‘Clopeh Sekka… tatapan matanya mengerikan!’

Raon, On, dan Hong berkumpul rapat sambil menahan tawa, memandang Clopeh Sekka dengan ekspresi heran.

Tok. Tok. Tok.

Saat itu, terdengar suara ketukan di pintu.

Masuk.”

Begitu kata Cale terucap, pintu terbuka dan Heavenly Demon masuk ke dalam. Di sampingnya ada Choi Han.

Hm?”

Cale menunjukkan ekspresi heran karena ia telah memberi tugas terpisah kepada masing-masing dari mereka.

Melihat itu, Choi Han membuka mulut dengan senyum puas.

Kami bertemu di jalan.”

Oh, begitu?”

Heavenly Demon, yang sedari tadi menatap Cale tanpa bicara, akhirnya membuka mulut.

Kau jadi lebih berisi.”

Apa?”

Kening Cale langsung berkerut.

Dari mana pun dilihat, tubuh Cale tetap kurus.

Otot pun hanya menempel tipis.

Makanlah yang banyak.”

Heavenly Demon mengatakan apa yang perlu ia katakan, lalu memberi isyarat mata kepada Choi Han.

Menanggapi itu, Choi Han pun mulai memberikan laporan.

Beliau masih belum sadar.”

Lalu apa kata Dewa Kematian?”

Choi Han telah pergi ke malam tempat Dewa Kematian dan Putra Mahkota Alberu Crossman berada.

Ia mengatakan bahwa kerusakan jiwa telah dicegah dan jiwanya ditahan dalam bentuk boneka, jadi kematian berhasil dihindari. Namun, ia tidak dapat memastikan kapan yang bersangkutan akan sadar kembali.”

Zed Crossman.

Nyawanya memang berhasil diselamatkan, tetapi Zed dalam wujud boneka jelly masih belum juga terbangun.

Hm.”

Cale teringat pada Putra Mahkota Alberu Crossman, lalu menelan gumamannya.

Selain itu, kondisi Paduka Raja saat ini hanyalah dipertahankan—sekadar penangguhan kematian. Untuk benar-benar menyelamatkannya, tubuh aslinya harus ditemukan dan jiwanya dimasukkan kembali ke dalamnya.”

Tubuh Raja Zed Crossman.

Keberadaan tubuh itu kemungkinan diketahui oleh Raja Zed sendiri atau pihak Kaisar Dua.”

Benar.”

Tentu saja, akan paling baik jika Raja Zed segera terbangun, tetapi—

Kemungkinan besar pihak Kaisar Dua juga menyimpan tubuh Raja Zed.’

Bagaimanapun juga, Cale tidak akan bisa menghindari untuk kembali berhadapan dengan Kaisar Dua.

Hm.”

Karena situasinya belum memberikan jawaban pasti, Cale sempat merenung sejenak. Namun, Choi Han bukan satu-satunya orang yang perlu memberikan laporan.

Kim Hae-il.”

Heavenly Demon membuka mulut sambil meminum teh lemon yang dituangkan Ron.

Cale, yang berpikir bahwa Heavenly Demon adalah tipe orang keras kepala yang bahkan tidak mengernyit meski meminum sesuatu yang asam, bertanya kepadanya.

Bagaimana dengan pihak Jenderal 3?”

Jenderal 3 Uho.

Dua saudara angkat yang berada di bawah Kaisar Tiga.

Wanderer Uho dan Soyeon.

Keduanya saat ini sedang ditahan.

Kenapa mereka tidak melarikan diri?”

Kekacauan yang diciptakan oleh Kaisar Dua.

Laut Keputusasaan.

Saat tempat itu tercipta, Jenderal Ketiga Uho dan Soyeon sebenarnya memiliki cukup kesempatan untuk melarikan diri, namun mereka tidak melakukannya.

Jika saat itu mereka kabur, pihak Cale tidak akan mampu menangkap mereka.

Lebih tepatnya, Jenderal Ketiga Uho sendiri tidak ingin melarikan diri.

“Tangkap aku.”

Ia justru dengan patuh membiarkan dirinya ditangkap.

Sejak itu, Uho yang dipenjara di ruang bawah tanah terus membisu. Namun hari ini, ia menyatakan ingin berbicara, sehingga Heavenly Demon sempat menemuinya.

Dia bilang ingin berbicara denganmu, Kim Hae-il.”

Dengan aku?”

Ya. Bukankah kau sudah menduganya?”

Atas pertanyaan yang dilontarkan ringan oleh Heavenly Demon, Cale tidak menjawab ya atau tidak, melainkan bergumam pelan.

Orang yang menarik.”

Heavenly Demon langsung menanggapi.

Orang yang membosankan.”

Pandangan Cale beralih ke arahnya. Heavenly Demon berbicara dengan nada datar.

Kau akan tahu sendiri jika bertemu. Dia tipe yang memiliki sedikit, tapi keserakahannya besar. Aku lebih tertarik pada kebalikannya—seseorang yang memiliki segalanya, namun hanya punya sedikit ambisi.”

Setelah berkata demikian, Heavenly Demon tampak seolah tidak ingin menambahkan apa pun lagi, dan kembali menikmati teh lemonnya.

Orang aneh.

Benar-benar orang aneh.’

Cale merasa Heavenly Demon adalah sosok yang sulit dipahami.

Apa dia tidak mengkhawatirkan Demon Cult?

Meski Heavenly Demon terlihat begitu tenang seakan menekan segalanya dengan wibawanya, membuat Cale merasa aman sekaligus heran—

Dia pasti akan mengurusnya dengan baik.’

Bagaimanapun, Heavenly Demon adalah orang yang paling menyayangi Demon Cult. Kekhawatiran itu pun segera ia singkirkan.

Sebagai gantinya, Cale membuka mulut.

Sampaikan pada Uho kalau aku akan menemuinya hari ini.”

Baik.”

Cale bangkit dari tempat tidur.

Ron mendekat dan merapikan pakaiannya yang sedikit berantakan karena ia bersandar di ranjang.

Kau akan pergi?”

Ya.”

Begitu Cale menjawab pertanyaan Heavenly Demon—

Tok. Tok. Tok.

Suara ketukan pintu kembali terdengar, dan melalui pintu yang terbuka, Cale melihat seseorang.

Ayo.”

Ashifrang, putra bungsu Jenderal Agung.

Dialah yang bertugas menjadi pemandu Cale.

Tap. Tap.

Tempat yang dituju Cale setelah melangkah pergi adalah bangunan terpisah di kediaman Jenderal Agung.

Sebuah ruang yang kadang digunakan untuk pesta kecil.

Tempat itu cukup layak dijadikan pengganti aula pertemuan yang runtuh tiga hari lalu.

Kriiit.

Pintu bangunan terpisah terbuka, dan sebuah aula luas langsung terlihat.

Di tengah aula itu terdapat sebuah meja besar dan delapan belas kursi.

Druk.

Begitu Cale masuk, enam belas jenderal yang berada di dalam ruangan langsung berdiri.

Kecuali Jenderal Ketiga Uho, semuanya menatap Cale sambil menyembunyikan ketegangan masing-masing.

Tap. Tap.

Cale melangkah masuk.

Lalu menuju kursi Jenderal Agung, tempat kehormatan yang saat ini kosong.

Oh.”

Ia berhenti sejenak, lalu menoleh ke arah Jenderal 12 dan berkata.

Sedang siaran?”

!”

Mata Jenderal 12 membelalak.

NPC tidak bisa mengetahui keberadaan siaran.

Menyadari hal itu, wajah Jenderal 12 Rellard, yang berasal dari pengguna, langsung menegang.

Tolong jawab.”

“…Tidak.”

Tok. Tok.

Cale menepuk bahunya ringan, lalu melanjutkan langkah menuju kursi kehormatan.

Ia melewati para NPC yang tampak kebingungan—

Bukan.”

Sekarang mereka bukan NPC lagi.

Ketika seluruh pertempuran berakhir, Dewa Kematian memandangi Laut Keputusasaan yang telah mereda, lalu berkata satu kalimat.

90% selesai.”

New World.

Tempat ini sekarang benar-benar telah menjadi satu dunia.’

Bukan dunia palsu, melainkan dunia yang nyata.

Orang-orang yang berada di hadapan Cale kini bukan lagi NPC, melainkan makhluk hidup yang bernapas dan menjadi bagian dari dunia yang sesungguhnya.

Setelah menyelesaikan urusan di Maritim Union, ia duduk di kursi kehormatan untuk melangkah ke tahap berikutnya.

Lalu ia membuka mulut.

Aku akan langsung ke inti pembicaraan.”

Di tengah suasana yang serius,

topik pertama yang Cale lontarkan adalah—

Maritim Union hampir hancur.”

……….

!!

Ketika kebenaran yang tak terucapkan menyelimuti seluruh ruangan—

Senyum cerah.

Tiba-tiba, Cale tersenyum lembut.

Ia sedikit mengangkat tangannya.

Lalu berkata,

Dan akulah yang menyelamatkannya.”

Benar.

Sekarang waktunya perhitungan.

Apa yang harus diambil, harus diambil.

Senyum tulus terukir di bibir Cale.

-….Manusia, kenapa kau tersenyum baik-baik lalu tersenyum seperti itu lagi?

Ucapan Raon diabaikannya begitu saja.

.

Dukung translator disini : 
Donasi disini : Angpao kakak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Episode Trash of the Count Family

Daftar Novel Terjemahan

Daftar Novel Children of the Holy Emperor